Menurutnya, keputusan itu merupakan hak internal PDIP. Ia kemudian menyinggung nama-nama capres yang berada di posisi tiga besar dalam survei, (Ganjar, Anies, dan Prabowo). Sehingga, ia mengatakan perjuangan akan berat jika Megawati maju sebagai capres untuk Pilpres mendatang.
Pernyataan Sekjen PDIP
Terkait sosok capres, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya menyampaikan bahwa partainya punya banyak nama-nama kader potensial untuk menjadi pemimpin terlebih untuk calon presiden atau capres. Ia menyebut nama Puan Maharani dan Ganjar Pranowo adalah sebagaian dari figur kader potensial tersebut.
"Ya sebenarnya banyak nama di PDI Perjuangan. Karena banyak menteri-menteri juga yang diusung PDI Perjuangan mereka dipersiapkan dengan sangat baik," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, dikutip Rabu (4/1/2023).
Ia menyebutkan, nama Puan memang memiliki kapasitas pemimpin yang sudab teruji. Hal itu terlihat bagaimana suksesnya perhelatan P20 atau Parliamentary 20 beberapa waktu lalu di Tanah Air.
"Jadi kalau Mbak Puan Maharani memang kapasitas kepemimpinan beliau telah teruji di internal partai legislatif partai di eksekutif partai, tidak ada yang menyangkal terkait kapasitas dan kemampuan leadership dari Mbak Puan, kemarin dalam rangka Parlemen G20 begitu banyak apresiasi," tuturnya.
Kemudian Hasto juga memuji kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dianggap sukses sebagai kader dimulai dari legislatif.
"Pak Ganjar sebagai kepala daerah itu juga berproses anggota legislatif," kata dia.
Lebih lanjut, Hasto juga menyebut nama-nama kader lainnya seperti Olly Dondokambey, Pramono Anum, Tri Rismaharini hingga Ahmad Basarah. Menurutnya, figur-figur tersebut juga potensial.
Baca Juga: Cari Capres, Biasanya Megawati Kunjungi Makam Bung Karno Sebelum Ambil Keputusan Besar
"Ada Pak Olly yang prestasi sangat baik di Gubernur di Sulawesi Utara kemudian ada pak Pramono Anum ada ibu Risma yang mampu membawa perubahan, ada Pak Anas ada Pak Ahmad Basarah yang usia begitu muda menjadi dua kali wakil ketua MPR ada Pak Djarot wali kota pernah, anggota legislatif pernah, wakil gubernur pernah, sehingga banyak Bapak Eriko, Pak Nus," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa PDIP tidak akan kekurangan stok kader sebagai pemimpin. Menurutnya, hal itu buah dari proses kaderisasi yang terus berjalan.
"Jadi kita tidak pernah berhenti melakukan kaderisasi kepemimpinan ada pak Wayan Koster. Jadi PDIP tidam kekurangan stok pemimpin. Itu yang di persiapkan," imbuh Hasto.
Berita Terkait
-
PDIP dan NasDem Makin Panas, Beda Tanggapan Isu Reshuffle yang Sasar Menteri NasDem
-
Pengamat Sebut Reshuffle Kabinet Tetap Terjadi: NasDem Bukan Tunggu PDIP, tapi Sikap Jokowi
-
PDIP Hormati Pertemuan 8 Parpol di Dharmawangsa, Sekjen: Bagian dalam Demokrasi
-
Cari Capres, Biasanya Megawati Kunjungi Makam Bung Karno Sebelum Ambil Keputusan Besar
-
Tanpa Gabung KIB, PDIP Disebut Punya Peluang Besar Menangkan Pemilu 2024, Kok Bisa?
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Kemendagri Gandeng Lion Group Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang
-
Dinas SDA Jakarta Bangun Tanggul Darurat di Lima Kawasan Rawan Tergenang Rob
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Hina Penumpang dengan Kata Kasar, Sopir Jaklingko di Jaktim Dipecat
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, Ini 5 Fakta Penting Pasal Kumpul Kebo yang Wajib Diketahui
-
UU Darurat Amnesti - Abolisi Digugat ke MK, Dinilai Beri Celah Kekuasaan Berlebih ke Presiden
-
Ancol Donasikan 10 Persen Penjualan Tiket Malam Tahun Baru ke Korban Bencana Sumatra
-
5 RT di Kepulauan Seribu Masih Terendam Banjir Rob Setinggi 20 Cm