- BPBD DKI Jakarta pada Sabtu (3/1/2026) melaporkan lima RT Kepulauan Seribu masih tergenang banjir rob setinggi 10-20 cm.
- Penanganan banjir dilakukan personel gabungan dengan fokus penyedotan genangan dan pengecekan saluran air setempat.
- Genangan rob telah surut sepenuhnya di Marunda, Pluit, dan Jalan RE Martadinata di depan JIS hari itu.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan perkembangan terkini mengenai genangan air di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Sabtu (3/1/2026).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa hingga pukul 13.00 WIB, data BPBD menunjukkan terdapat lima Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kepulauan Seribu yang masih terendam banjir pesisir atau rob.
Wilayah terdampak mencakup satu RT di Kelurahan Pulau Kelapa, dua RT di Kelurahan Pulau Panggang, dan dua RT di Kelurahan Pulau Pari.
Ketinggian air yang menggenangi kawasan pesisir tersebut bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga 20 sentimeter.
"Situasi masih dalam penanganan," ujar Yohan dalam keterangan tertulis.
Proses penanganan dilakukan BPBD DKI Jakarta bersama personel gabungan antar dinas terkait untuk mengupayakan agar genangan dapat segera diatasi.
"Melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," papar Yohan.
Kendati demikian, genangan dilaporkan telah surut sepenuhnya di Kelurahan Marunda, Kelurahan Pluit, serta Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS).
Pagi tadi, ketiga kawasan tersebut juga sempat tergenang rob dengan tingkat ketinggian air yang bervariasi.
Baca Juga: Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
Bencana banjir rob sendiri terjadi imbas fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee memicu peningkatan ketinggian pasang air laut secara signifikan.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap potensi genangan yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya