Suara.com - Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri ternyata memiliki segudang gelar, terutama gelar akademik.
Adapun selain menjabat sebagai seorang ketua umum partai, politisi yang akrab disapa dengan sapaan 'Bu Mega' tersebut juga menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional alias BRIN.
Megawati umbar 'koleksi' gelar akademisnya: Dua profesor dan sembilan doktor honoris causa
Daftar gelar Megawati terungkap ketika dirinya memberikan pidato alam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI-P di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023).
Tak tanggung-tanggung, Bu Mega mengklaim dirinya telah menyandang dua gelar profesor dan sembilan gelar doktor honoris causa. Ia juga tengah menunggu lima gelar lagi yang ia klaim pemberiannya tertunda akibat Indonesia dilanda pandemi.
"Aku tahu-tahu ketiban (tertimpa) profesor aja dua, Opo maneh (apa lagi), doktor honoris causa sembilan. Masih nunggu maneh (lagi) lima karena pandemi," ujar Megawati dalam pidatonya.
Daftar doktor honoris causa yang pernah diterima Megawati
Klaim yang dibuat oleh Bu Mega tersebut ternyata bukan omong kosong. Sebab dirinya telah dianugerahi gelar honoris causa langsung oleh sejumlah perguruan tinggi ternama, bahkan beberapa perguruan tinggi di luar negeri.
Berikut daftar perguruan tinggi yang menganugerahi gelar doktor honoris causa (HC) kepada Bu Mega.
- Pada 29 September 2001 Megawati dianugerahi Doctor Honoris Causa Bidang Politik oleh Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang,
- Kemudian Megawati menerima Doctor Honoris Causa Bidang Politik oleh Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, pada 22 April 2003,
- Ia juga dianugerahi Doctor Honoris Causa Bidang Politik, Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015,
- Lalu ada beberapa gelar HC yang senada yakni Doctor Honoris Causa Bidang Politik dan Pemerintahan, Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016,
- Doctor Honoris Causa Bidang Pendidikan Politik, Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017,
- Doctor Honoris Causa Bidang Demokrasi Ekonomi, Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017,
- Doctor Honoris Causa Bidang Politik dan Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018,
- Doctor Honoris Causa Bidang Diplomasi Ekonomi, Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018,
- Serta yang terbaru, Doctor Honoris Causa Bidang Kemanusian, Soka Japan University (SJU), Tokyo, Jepang, 8 January 2020.
9 Bintang Jasa hingga penghargaan dari Rusia
Tak tanggung-tanggung, Megawati juga mengantongi sejumlah 9 penghargaan Bintang Jasa.
Megawati juga menerima beberapa penghargaan dari negara sahabat seperti Priyadarshni Academy Award yang diberikan oleh Priyadarshni, Mumbay, India dan State Honor of the Russian Federation; The Order of Friendship yang diberikan oleh Rusia pada 2020 silam.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Senang Megawati Tidak Grusa-grusu Umumkan Capres PDIP: Meski Namanya Sudah di Kantongi Bu Mega
-
Bakal Gelar Konsolidasi Akbar 1 Juni di GBK, Momentum Megawati Umumkan Capres?
-
Tak Undang Parpol Lain, HUT Ke-50 PDIP Ternyata Dihadiri Banyak Pejabat, Ini Daftarnya
-
Enggan Umumkan Capres PDIP, Megawati: Urusan Gue
-
Megawati: Banyak yang Ndak Senang Saya, Tapi Kalau Sudah Perlu Ngaku Bersahabat
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua