- Kapolda Metro Jaya bersama menteri Kabinet Merah Putih memimpin aksi bersih-bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
- Aksi korve yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup melibatkan 823 personel gabungan dari berbagai instansi terkait.
- Kegiatan ini merupakan implementasi Program ASRI Presiden Prabowo untuk menciptakan lingkungan publik yang bersih dan tertata.
Suara.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih memimpin korve atau aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan bersama ratusan personel gabungan.
Aksi korve yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Perdagangan Budi Santoso turut hadir dan bersama Kapolda menyusuri area pasar untuk memungut sampah serta membersihkan sejumlah titik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program ASRI atau Aman, Sehat, Resik, Indah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong terciptanya lingkungan publik yang bersih dan tertata.
"Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari Program ASRI yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo," jelas Budi kepada wartawan.
Sebanyak 823 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini. Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Satbrimob, Direktorat Samapta, Polres jajaran, TNI, Satpol PP, Sudin Lingkungan Hidup, serta petugas PPSU.
Menurut Budi, Kapolda Metro Jaya menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir memastikan lingkungan publik tidak hanya aman secara fisik, tapi juga sehat dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat.
"Kita mulai dari pasar tradisional sebagai jantung ekonomi rakyat," ungkap Budi.
Baca Juga: Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah
Mantan Kapolresta Malang Kota tersebut juga memastikan kegiatan bersih-bersih berlangsung aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas perdagangan di pasar.
Berita Terkait
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
Hormati Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro: Penyidik Sudah Jalankan Prosedur
-
Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan Gratis dari Polda Metro Jaya Saat Lebaran 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP
-
Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
-
Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar