Suara.com - Ekonom senior Rizal Ramli memuji Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait masa jabatan presiden.
Diketahui Megawati dalam pidato politiknya di HUT PDIP pada Selasa (10/1/2023) dengan tegas menyebut bahwa periode presiden hanya dua kali.
Menanggapi penyataan Megawati, Rizal Ramli salut pada Megawati yang tetap bijaksana meski jika Jokowi tiga priode PDIP bakal diuntungkan.
"Mbak Mega, tidak goyang dan wise," tulis Rizal Ramli di akun Twitternya yang juga mengutip video Megawati berpidato.
"Dewan Makar Konstitusi yang merancang perpanjangan 3 atau 5 tahun, harus mencari cara lain," imbuhnya.
Rizal Ramli sendiri mengklaim bahwa ada tim yang dia sebut Dewan Makar Konstitusi. Dewan tersebut adalah mereka yang mau mengubah konstitusi untuk memperpanjang masa jabatan presoden atau mengubah menjadi tiga periode.
Cuitan Rizal Ramli tersebut sontak mengundang berbagi respons dari warganet.
"Mencermati pidato ibu Megawati. Jelas dan tegas, bahwa beliau menolak perpanjangan dan 3 periode, menggadang kader militan terutama perem-puan," komentar warganet.
"Tindakan bu Mega dalam hal tersebut, sangat tepat, mari kita taati konstitusi, jangan diubah-ubah hanya mau jadi Presiden sesukanya. Bergantian jadi Presiden RI akan membuat Indonesia lebih maju, adil, sehat, aman, setara, sejahtera. Mari kita pilih capres yang mampu mewujudkan keadilan sosial," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Disebut Mantan Preman oleh Megawati, FX Rudy Ungkap Masa Lalu Suka Berkelahi Demi Bela Wong Cilik
"Pengalaman 2 presiden Sukarno & Suharto keduanya berusaha untuk menjadi presiden seumur hidup dengan dalih konstitusi, kini saatnya masyarakat untuk tetap waspada agar para elit terutama MPR dan pemerintah taat kepada konstitusi," tulis warganet di kolom komentar.
"Bahasa yang bermakna, semoga beliau tetap diberikan kesehatan sehingga konstitusi tetap terjaga dan kepada para pengusung penundaan dan perpanjangan untuk lebih koreksi diri," timpal lainnya.
Megawati: Maaf Ya, Dua Kali Saja
Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ikut turun gunung dengan tegas menyatakan masa jabatan presiden hanya dua periode.
Hal itu diungkapkan sendiri oleh Megawati dalam pidato politiknya pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDIP, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).
"Jadi kalau sudah mau Pemilu 2024 mbok ya sudah dijalankan dengan baik jangan lalu sepertinya apa ya," kata Megawati.
Lebih lanjut Megawati mengenang bahwa Presiden Pertama Soekarno pernah dijadikan presiden seumur hidup namun malah dijadikan alasan untuk dilengserkan.
"Ketika Bung Karno dijadikan seumur hidup, no sekarang mendadak-mendadak terus dibuat salah, dilengserkan ini apa mau begitu terus? Apa mau begitu uji coba enggak ada habisnya?" ungkap Megawati.
"Kalau sudah dua kali ya maaf ya dua kali aja, bukan Pak Jokowi enggak pintar, ngapain saya jadiin kalau enggak pintar," tuturnya.
Berita Terkait
-
Megawati Yakin Kalau Suka Selfie Pengikutnya Bakal Banyak: Saya Cantik, Pintar dan Kharsimatik!
-
Grace Natalie Anggap PSI Adik PDIP hingga Doakan Megawati Sehat Selalu
-
Kena Sindir Megawati Gegara Dukung Ganjar Capres, Grace Natalie PSI Minta Maaf ke Megawati
-
PSI Merasa kena Sindir Megawati, Grace Natalie Pastikan Tak Akan Ambil Kader PDIP Ganjar Pranowo
-
Megawati yang Puji Dirinya Sendiri Cantik, Ini Potretnya Saat Muda
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI
-
Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK