Suara.com - Partai Nasional Demokrat atau NasDem belakagan disebut-sebut memiliki hubungan panas dingin dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Menteri NasDem bahkan disebut bakal kena kocok ulang dari kabinet. Kendati dianggap punya friksi, NasDem masih ngotot bahwa pihaknya masih di sisi Jokowi hingga berakhirnya masa pemerintahan Jokowi.
Tak hanya itu, bahkan NasDem menyebutkan bahwa jika dibolehkan tiga periode, maka partai biru itu bakal tetap dukung Jokowi. Hal ini disampaikan sendiri oleh politikus NasDem Bestari Barus.
"Pada satu acara kami, bahwa Bang Surya mengatakan begini saking dekatnya secara emosinal dengan Pak Jokowi, pada satu kesempatan di NasDem tower disampaikan bahwa apabila konstitusi di negeri ini memberikan ruang untuk mencalonkan presiden tiga kali, maka tanpa ragu kami akan calonkan Pak Jokowi," ungkap Bestari dalam perbincangannya di Indonesia Lawyers Club.
"Namun karena konstitusi kita menyatakan tidak dapat untuk presiden tiga periode, kemudian disambung Bang Surya kami akan tetap bersama Pak Jokowi bahkan unnuk kemudian ke depannya bersama-sama bekerja sama dengan Pak Jokowi menata bangaa ini," tambahnya.
Bestari kemudian menyebutkan bahwa pihaknya akan patuh konstitusi untuk presiden dua periode meski mendukung Jokowi.
"Kalau kemudian Bu Mega menyampaikan hal sama seperti itu tidak mengagetkan dan itu hal yang saya kira patut menjadi dicontoh, kita taat dan patuh terhadap UU tujuannya sama untuk indonesia yang lebih baik ke dapan," ujar Bestari.
Lebih lanjut Bestari kemudian menegaskan bahwa ketua umum NasDem, Surya Paloh memiliki keterikatan dengan Jokowi.
"Jangan diragukan bahwa NasDem ini, apa pun yang sedang ada di republik ini kita ini tetap Bang Surya terikat erat dengan Pak Jokowi," kata Bestari.
Baca Juga: Ini Sosok yang Paling Didengarkan Presiden Jokowi, Bukan Megawati Apalagi Menteri Tapi..
"NasDem dengan Pak Jokowi bahkan dengan PDI Perjuangan ini sejarah panjang, bagaimana persahabatan Bang Surya dengan Bu Mega bagaimana dengan Bang Surya dan Pak Jokowi sebegitu mesranya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Blak-blakan Dukung Yusril Nyapres, Politisi PDIP: Prosesnya Gak Mudah!
-
Tanggapan Puan Maharani Soal Kabar Megawati Maju Jadi Capres 2024, Dapat Izin Keluarga?
-
Sebut Pemborosan Anggaran Negara Sepanjang Sejarah RI, Rizal Ramli Sentil Jokowi: Sangat Memanjakan Oligarki
-
Ini Sosok yang Paling Didengarkan Presiden Jokowi, Bukan Megawati Apalagi Menteri Tapi..
-
Menteri Johnny G Plate Langganan Diserang Hoaks, Isu Terbaru Rumah Digeledah Kejagung
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius