Jika Anda mendapatkan harga yang relatif lebih rendah sebaiknya waspada, sebab bisa saja baja tersebut palsu atau ada kecacatan pada barang. Tentu akan sangat merugikan jika Anda terlanjur mengeluarkan banyak uang namun mendapatkan barang yang palsu.
4. Lakukan pengecekan dimensi
Selain beberapa langkah di atas, Anda juga perlu melakukan pengecekan baja SNI asli secara langsung melalui dimensinya. Pastikan jika dimensi baja sesuai dengan standar SNI sehingga dapat dijadikan sebagai acuan.
Meskipun tidak ada baja yang diproduksi 100% sempurna, namun saat ini sudah ada toleransi atas kekurangan sesuai dengan standar. Jadi, jangan sampai toleransi baja berbeda sangat jauh karena sudah pasti barang tersebut palsu.
Baja beton yang tidak sesuai SNI, sangat berbahaya bagi para konsumen lantaran dapat membuat konstruksi bangunan cepat rapuh hingga rusak. Tentu hal ini sangat merugikan, apalagi jika baja dibuat untuk membangun fasilitas seperti jembatan, hotel, rumah susun dan lain sebagainya.
Demikian tadi cara membedakan baja SNI asli dan palsu hingga kerugian menggunakan baja palsu. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Kita Diblokir Pengguna Lain
-
Ungkit Lagi Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Colek Megawati: Hanya Ibu yang Bisa...
-
Panduan Cara Istikharah Lewat Al-Quran untuk Memohon Petunjuk
-
Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik Mengerjakannya
-
Cara Lapor SPT Tahunan Pakai HP, Proses Lebih Mudah dan Cepat
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar