Suara.com - Isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo ternyata masih diungkit oleh sejumlah pihak. Salah satunya Dokter Tifa yang bahkan mengaitkan isu tersebut dengan pidato Megawati Soekarnoputri belum lama ini.
Untuk informasi, Megawati dianggap menegaskan peran Jokowi sebagai petugas partai. Bahkan Megawati menyebut Jokowi patut dikasihani apabila tidak diusung oleh PDI Perjuangan.
"Pak Jokowi itu, ngono lho, mentang-mentang. Lha iya, padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDI Perjuangan juga aduh... kasihan dah," tutur Megawati yang disambut dengan sorak-sorai para hadirin, Selasa (10/1/2023).
Sikap Megawati inilah yang kemudian dikaitkan oleh Dokter Tifa dengan isu ijazah palsu Jokowi. Pemilik nama asli Tifauzia Tyassuma itu tampak mengomentari cuitan dari Profesor Suteki mengenai isu ijazah palsu.
"Teman-teman.. saya mau tanya: 'Apa sih susahnya Jaksa membawa bukti ijazah asli ke persidangan Gus Nur dan Bambang Tri? Memang benar-benar asli, palsu atau asli palsu? Mana yang benar?' Kok tampak ruwet bingitzzz!" cuitnya, dikutip pada Jumat (13/1/2023).
Postingan inilah yang dikomentari oleh Dokter Tifa. Menurutnya hanya Megawati lah yang dapat menjadi jawaban untuk isu ijazah palsu tersebut.
"Mungkin hanya Bu Mega yang bisa memaksa petugas partai tunjukin ijazah asli," ujar Dokter Tifa.
"Coba kita minta Bu Mega meroasting... eh menanyakan soal ijazah ini kepada yang bersangkutan," sambungnya.
Pendapat Dokter Tifa sendiri diamini oleh sejumlah warganet. Mereka meyakini PDIP memang sengaja menyembunyikan kebenaran perihal ijazah palsu Jokowi.
"Ayo om @DPPPDIPERJUANGAN gak perlu sidang istimewa, gak perlu debat berjilid untuk mosi tidak percaya, gak perlu runtuhkan hargadiri partai untuk cabut mandat @jokowi. Cukup objektivitas dan fair play ijazahnya ori atau kw hahaha," komentar warganet.
Di sisi lain, Jokowi sudah menanggapi isu ijazah palsunya lewat sebuah video reuni kecil-kecilannya bersama teman kuliah satu angkatannya.
Berita Terkait
-
Siapa Bilang Tidak Penting? Ternyata Ini Alasan Ganjar Duduk di Baris Kader Biasa saat HUT ke-50 PDIP
-
Ada 3 Kode Tersembunyi dari Pidato Megawati Soekarnoputri, Begini Pembahasannya
-
'Ibu Ketum Pakai Bahasa Akar Rumput' Ruhut Sitompul Heran Pidato Megawati Diolok: Yang Sok Intelek Nggak Akan Nyambung
-
'Deg-degan Kok Perempuan Terus yang Disebut' Puan Maharani Tanggapi Kode-Kode Megawati Soal Capres di HUT PDIP
-
'Kekecewaan Capres Belum Diumumkan', Penyebab Pidato Megawati di HUT PDIP Diolok-olok
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita