Suara.com - Manusia merupakn makhluk yang tak pernah lepas dari kesalahan dan dosa karena telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Oleh karena itu, untuk menebus kesalahan dan dosa tersebut, seorang hamba dianjurkan untuk bertaubat dengan mengerjakan sholat taubat. Sehingga mengetahui cara sholat taubat untuk perempuan pun sangat penting diketahui.
Sebagai makhluk biasa dan termasuk kaum muslimah, kita pastinya pernah melakukan dosa dalam hidup. Adapun obat dari semua dosa atau kesalahan yang terlanjur diperbuat adalah dengan sungguh-sungguh bertobat kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam surah An-Nur ayat 31 yang artinya:
"... Bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
Sholat taubat sendiri adalah sholat sunnah dua rakaat untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan maupun dosa yang pernah diperbuat selama hidup. Biasanya orang-orang juga akan melakukan sholat ini bersamaan dengan taubat nasuha.
Meskipun tidak ada waktu khusus dalam mengerjakan sholat 2 rakaat ini, tetapi para ulama menganjurkan untuk melaksanakannya ketika sudah memasuki bulan Ramadhaan tepatnya pada malam hari setelah tidur atau sebelum sholat subuh.
Cara Sholat Taubat untuk Perempuan
Berikut ini adalah tata cara sholat taubat untuk perempuan yang benar sesuai sunnah:
1. Membaca Niat
Pada dasarnya, tata cara sholat taubat sama seperti sholat fardhu atau sumnah lainnya. Baik itu bacaannya maupun gerakannya, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Adapun bacaan niat sholat tobat yaitu:
Ushallii sunnatat-taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah taubat dua raka'at karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar."
• Takbiratul ikhram dan membaca doa iftitah
• Membaca surat Al-Fatihah
• Membaca surat pendek
• Ruku' dengan tumakninah
• Iktidal
• Sujud dengan tumakninah
• Duduk di antara dua sujud
• Sujud kedua dengan tumakninah
• Lakukan rakaat kedua
• Akhiri dengan salam
2. Dianjurkan dikerjakan sendirian
3. Sebaiknya dikerjakan pada malam hari atau di sepertiga malam
4. Adapun jumlah rakaat paling sedikit yaitu dua rakaat, dan paling banyak berjumlah enam rakaat. Dalam setiap rakaat satu salam.
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Sebelum Tidur Latin Lengkap Amalannya yang Sering Terlupakan
-
Panduan Cara Istikharah Lewat Al-Quran untuk Memohon Petunjuk
-
Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik Mengerjakannya
-
Bacaan Niat Puasa Ganti Ramadhan Karena Haid, Ini Hukum hingga Tata Caranya
-
Apakah Orang Islam Boleh Makan Kue Keranjang? Ini Penjelasan Lengkap Ulama
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua