Suara.com - Seorang pria bernama Aditiya Gudnandi menjadi korban begal sepeda motor di kawasan BSD, Lengkong Kulon, Pagedangan Kabupaten Tangerang, Banten.
Para pelaku berjumlah enam orang berpura-pura menjadi petugas leasing atau lebih dikenal dengan 'mata elang' yang hendak menyita motor korban.
Peristiwa itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (11/1/2023) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Dituliskan kejadian itu berawal saat korban hendak berangkat kerja.
"Namun di pertengahan jalan dia (korban) dipepet oleh komplotan pelaku yang berjumlah sekitar enam orang dengan tiga motor masing-masing saling berbonceng dua orang," tulis @lensa_berita_jakarta dikutip Suara.com pada Sabtu (14/1/2023).
Korban sempat melakukan perlawanan hingga terjadi adu fisik, karena merasa tidak pernah menunggak cicilan kendaraannya.
Namun jumlah pelaku yang lebih banyak, korban memilih mundur. Para pelaku kemudian berhasil mengambil kendaraan korban. Mendapati peristiwa itu korban langsung melapor ke Polsek Pagedangan.
Terpisah Kapolsek Pagedangan, AKP Seala Syah Alam ketika dikonfirmasi Suara.com membenarkan adanya kejadian itu.
"Kejadian itu betul dilaporkan di Polsek Pagedangan pada hari Rabu (11/1) pagi," kata Seala kepada Suara.com pada Sabtu (14/1/2023).
Dia bilang peristiwa itu kekinian dalam proses penyelidikan kepolisian dengan memeriksa sejumlah saksi.
Baca Juga: Nasib Nahas Dua Pelaku Begal Bekasi, Tewas Dikeroyok Massa, Motor Dibakar
"Saat ini masih dalam rangka pendalaman memeriksa saksi-saksi dan CCTV yang ada di lokasi," ujarnya.
Kepada masyarakat Seala mengimbau jika mendapati kejadian serupa untuk segera menggiring para pelaku ke kantor polisi terdekat, atau bisa menghubunginya lewat nomor telepon 081382225050.
"Pesan saya, imbauan kepada masyarakat, jika ada kelompok-kelompok matel (mata elang) seperti itu, dorong saja agar bisa ke kantor polisi terdekat," katanya.
"Karena tindakan tersebut sangat tidak dibenarkan, menghentikan di tengah jalan itu sangat tidak dibenarkan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Driver Ojol Dobel Apes, Lagi Sepi Orderan, Motor Dirampas Komplotan Begal di Cikini
-
Komplotan Begal Terekam CCTV Rampas Motor hingga HP Driver Ojol di Cikini, Para Pelaku Diburu Polisi
-
Pelaku Begal Payudara di Koja Tertangkap, R Ngaku Cewek yang Dilecehkan di Gang Mirip Sang Mantan
-
Nasib Nahas Dua Pelaku Begal Bekasi, Tewas Dikeroyok Massa, Motor Dibakar
-
Nangis-nangis di Rumah Warga usai Dilecehkan di Gang, Cewek Korban Begal Payudara di Koja Ternyata Anak Kos
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi