Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meraih elektabilitas tinggi di Jawa Barat. Namanya mengalahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan cukup telak.
Hasil itu berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Lembaga Survei Nasional (LSN). Menteri Pertahanan (Menhan) itu meraih kepercayaan paling mentereng di wilayah Jawa Barat, ketimbang Ganjar dan Anies.
Berdasarkan hasil survei LSN, Jawa Barat memang menjadi salah satu daerah battlegrounds utama dalam pertarungan Pemilu 2024. Dalam kesempatan ini, rupanya nama Prabowo masih tak tergoyahkan di posisi puncak, mengungguli Ganjar dan Anies.
Prabowo juga sebelumnya meraih keunggulan di wilayah Jawa Barat, tepatnya saat Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Hasil survei itu juga membantah prediksi yang menyebut Anies mulai berjaya di Jawa Barat dan mengalahkan Prabowo.
“Berdasarkan hasil survei LSN, ternyata Provinsi Jawa Barat alias Tatar Sunda masih menjadi lumbung suara utama Prabowo Subianto sebagaimana pada Pilpres 2014 dan 2019," ujar Direktur Eksekutif LSN, Gema N. Bakry, Minggu (15/1/2023).
"Dugaan bahwa Anies Baswedan berhasil menggerus kantong-kantong suara Prabowo di tanah Sunda (Provinsi Jabar) tidak terbukti dalam survei LSN kali ini,” sambungnya.
Dalam survei ini, responden ditanya akan memilih siapa jika Pilpres dilaksanakan saat ini juga. Hasilnya, sebanyak 58,4% responden di Jawa Barat menyatakan mereka memilih Prabowo sebagai presiden.
Kemudian di peringkat kedua disusul bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan yang meraih 24,8%. Sedangkan nama Ganjar harus puas duduk di peringkat ketiga dengan raihan 13,2% suara.
LSN pun menyimpulkan bahwa masyarakat Jawa Barat masih menjadi pemilih loyal atau loyal voters bagi Prabowo sekaligus Partai Gerindra. Selain Jawa Barat, keunggulan serupa juga terjadi di Provinsi Banten, di mana LSN menyebut Prabowo tetap unggul dari Ganjar dan Anies dengan 48,6%.
Baca Juga: Perintah Ganjar Ke Bupati Hingga Kades, Latih Difabel Keterampilan Sampai Siap Mandiri
Artinya, sosok Prabowo hingga sekarang masih menjadi tokoh yang tidak tergoyahkan sebagai capres di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Dua wilayah itu tercatat masih menjadi lumbung suara utamanya.
Sebagai informasi, survei LSN dilaksanakan pada 2-11 Januari 2023 di enam provinsi di seluruh Pulau Jawa dengan total responden sebanyak 810. Sampel diambil secara acak bertingkat (multistage random sampling). Sementara itu, pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka.
Disclaimer:
Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Perintah Ganjar Ke Bupati Hingga Kades, Latih Difabel Keterampilan Sampai Siap Mandiri
-
Profil Guntur Kakak Megawati yang Frontal Dukung Ganjar Ketimbang Puan
-
Tanda-tanda Puan Bukan Capres Pilihan Megawati, Benarkah Ganjar Bakal Dipilih?
-
Memaksakan Cawapres, Koalisi Anies Baswedan Terancam Bubar
-
CEK FAKTA: Video 8 Partai Politik Bersatu Siapkan Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar