Suara.com - Beredar sebuah video yang mempertontonkan sejumlah remaja yang saling berkelahi di sebuah lapangan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Bahkan, aksi perkelahian itu sempat disiarkan secara live oleh akun Instagram @swiss53gangs.
Dalam video yang beredar, telrihat dua pelajar saling berkelahi dan ditonton oleh beberapa orang yang diduga alumni. Tidak hanya itu, terlihat pula beberapa siswa berbaris dalam posisi tiarap di sisi jalan.
"Algojo gue mana algojo gue," teriak salah satu orang dalam video tersebut.
Hanya saja rekaman video tersebut sudah hilang atau dihapus. Dari informasi yang diterima, aksi perkelahian itu merupakan perpeloncoan yang dilakukan oleh alumni SMA Negeri 6 Jakarta kepada para juniornya.
Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden tersebut. Kejadian itu berlangsung di Jalan H Rohimin, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/1/2023) sekitar pukul 20.30 WIB.
Nazirwan mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang yang diduga sebagai alumni. Kemudian, dua orang tersebut diserahkan ke Polsek Kebayoran Baru untuk proses lebih lanjut.
"Untuk kegiatan perpeloncoan tersebut tidak ada yang kami amankan. Kami hanya mengamankan dua orang alumni.Tapi kejadian itu sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Kebayoran Baru. Mungkin untuk kepastian siswanya bisa dicek di Kebayoran Baru," kata Nazirwan dalam sambungan telepon, Selasa (17/1/2023).
Karena hasil introgasi, kalau keterangan iya. Makanya kemarin kami koordinasikan dengan Polsek Kebayoran Baru untuk tindak lanjutnya
Nazirwan menambahkan, total pelajar SMAN 6 Jakarta yang menjadi korban perploncoan tersebut mencapai 30 orang.
Baca Juga: Cekcok Preweding Di Antasari Jaksel Berakhir Damai, Disebut Hanya Kesalahpahaman
Kalau dari saksi di situ sampai 20 sampai 30 siswa," beber dia.
Saat ini Suara.com sedang berupaya menkonfirmasi pihak SMA Negeri 6 Jakarta terkait insiden tersebut. Hanya saja, belum ada respons lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Cekcok Preweding Di Antasari Jaksel Berakhir Damai, Disebut Hanya Kesalahpahaman
-
Tiko Ungkap Bagaimana Bu Eny di Masa Lalu Menyuruhnya Putus Sekolah Setelah Prahara
-
Ayu Ting Ting Paksa Boy William Pindah Agama Terus Menikah, Ayah Rozak Minta Mahar Rumah dan Sertifikat Tanah, Cek Kebenarannya!
-
CEK FAKTA: Bikin Haru, Akhirnya Ingatan Bu Eny Kembali, Benarkah?
-
Viral Menteri Besar Johor di Malaysia Pakai Bahasa Jawa saat Pidato Resmi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045