Suara.com - Profil siswa kelas 2 SD asal NTT juara 1 matematika dunia baru-baru ini tengah menjadi perbincangan hangat banyak kalangan. Adapun prestasi membanggakan ini diraih seorang siswa bernama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnuna.
Diketahui, Caesar ini sukses meraih podium utama dalam ajang International Abacus World Competition 2022. Ajang International ini merupakan kejuaraan matematika dan sempoa tingkat internasional yang digelar oleh International ABG (Abacus Brain Gym).
Dalam kompetisi internaisonal ini, siswa kelas 2 SD ini berhasil menaklukan 7.000 peserta lainnya yang berasal dari berbagai negara. Ia jadi satu-satunya siswa perwakilan Indonesia yang berhasil meraih juara utama pada kompetisi ABG sejak didirikan tahun 2003 silam.
Bagi yang ingin mengenalnya lebih dekat, berikut ini profil siswa kelas 2 SD asal NTT juara 1 matematika dunia yang bernama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay.
Profil Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay
Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau yang dikenal dengan sapaan Nono ini merupakan anak laki-laki 2 SD berusia 8 tahun asal NTT (Nusa Tenggara Timur). Nono bersekolah di SDN Inpres Burae 2, Kec. Amarasi Selatan, Kab. Kupang, NTT. Sekolah tersebut merupakan sebuah Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR).
Melansir dari berbagai sumber, Nono memiliki cita-cita menjadi tentara. Nono mengaku bahwa ia bisa menjadi sosok siswa yang cerdas karena rajin baca Alkitab serta berdoa. Nono juga rendah hati dan rajin berolahraga. Menurut pengakuannya, Nono juga sangat menyukai belajar Matematika.
“Nona senang. Saya belajar Matematika Gasing,” tutur Nono.
Nono ini adalah putra dari pasangan Nuryati Usanak Seran dan Raflim Meo. Menurut pengakuan kedua orang tuanya, sejak kecil Nono sudah diajarkan baca Alkitab serta berdoa.
Ibu Nono, Nuryati Usanak Seran adalah seorang guru matematika di binaan Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR), sebuah sekolah tempat Nono menimba ilmu.
Usai menjadi siswa yang berhasil meraih podium utama dalam ajang International Abacus World Competition 2022 dan membanggakan Tanah Air, Nono pun mendapat berbagai hadiah dan penghargaan.
Nono menerima piala, sertifikat serta hadiah uang tunai sebanyak 200 Dolar AS. Adapun Penghargaan tersebut diberikan oleh Founder Abacus Brain GYM (ABG) Amerika Serikat. Bukan hanya itu, prestasi membanggakan yang diperoleh Nono juga diapresiasi oleh Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Gubernur NTT.
Demikian ulasan mengenai profil siswa kelas 2 SD asal NTT juara 1 matematika dunia yang bernama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Luar Biasa! Siswa SD 8 Tahun Asal NTT Juara Matematika Tingkat Internasional, Warganet: Saingan Jerome Polin Nih
-
Profil PM Selandia Baru Jacinda Ardern: Mundur dari Jabatan Gegara Ingin Menikah
-
Bocah 8 Tahun dari Daerah Miskin Juara 1 Kompetisi Matematika Tingkat Dunia, Warganet: Nggak Bakalan Diundang ke TV dan Viral
-
Hebat! Siswa SD di NTT Raih Juara 1 Olimpiade Internasional Kalahkan 7 Ribu Peserta
-
Apresiasi Anak SD Peraih Juara 1 Lomba Matematika Internasional, Jerome Polin: Jadi Mau Ketemu Deh
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM