Suara.com - Bagi sebagian besar keturunan Tionghoa, hujan dipercaya membawa berkah. Begitu juga dengan hujan saat pergantian tahun, hal ini dianggap sebagai pertanda baik untuk satu tahun ke depan. Berikut mitos hujan saat Imlek.
Merangkum ABC.net, air yang turun kala hujan adalah simbol kemakmuran dan keberuntungan sehingga air paling sering dilihat di lokasi-lokasi tertentu di mana takhayul cukup lazim.
"Air mengalir, air mancur, air terjun, jadi hujan menjelang Tahun Baru Imlek juga merupakan tanda semoga berhasil," kata Wakil Presiden Cairns dan Asosiasi China Distrik Nathan Lee Long.
Bahkan menurutnya, semakin banyak hujan berarti semakin baik. Seperti halnya memberi di mana itu adalah hal yang baik di China dan ketika kita memberi, maka akan mendapatkan balasannya.
"Jadi semakin banyak Anda memberi semakin banyak Anda mendapatkan kembali, itulah sebabnya semakin banyak hujan, semakin banyak keberuntungan."
Sementara itu, jika melihat jauh ke negara asalnya, tahun baru China disebut juga sebagai Festival Musim Semi di mana dengan adanya hujan di musim semi maka akan membawa kesuburan sepanjang tahun.
Dari sudut pandang Feng Shui, hujan juga simbol keberuntungan. Air hujan disebut berkah yang turun dari langit karena Dewi Kwang Im tengah menyiram bunga Mei Hua.
Jika ditarik korelasinya, tahun baru China atau Imlek selalu jatuh pada musim penghujan di Indonesia, yaitu sekitar bulan Januari atau Februari. Itu sebabnya hujan selalu turun saat Imlek.
Seperti warna merah dan emas yang identik dengan perayaan tahun baru China, hujan juga dianggap memiliki peranan penting bagi peruntungan masyarakat China selama setahun ke depan.
Simbol-simbol keberuntungan, kemakmuran, keberkahan selalu berlimpah di perayaan ini, dengan harapan, kehidupan di tahun yang akan datang akan selalu makmur, beruntung dan penuh berkah.
Sesuai istilah China "kai men hong" yang artinya memulai awal yang baik di mana ucapan ini diberikan pada seseorang meraup keuntungan di awal hari, bulan, atau tahun.
Demikian penjelasan mitos hujan saat Imlek. Semoga informasi ini bermanfaat. Apakah kalian sudah menyiapkan ang pao untuk dibagikan pada kerabat yang usianya lebih kecil ketika merayakan Imlek?
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Seperti Apa Ucapan Imlek yang Benar? Jangan Sampai Salah Sebut, Ya
-
Ini Daftar 10 Makanan Khas Imlek, Tak Cuma Kue Keranjang
-
Aturan Cuti Bersama Imlek 2023 Tidak Wajib, Bagaimana Nasib Pekerja Swasta dan Anak Sekolah?
-
Kumpulan Doa Imlek 2023 yang Menyentuh untuk Keluarga dan Kerabat Terdekat
-
Aturan Lengkap Pemberian Angpao Imlek 2023, Isi Uang Berapa?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk