Suara.com - Seorang pejalar SMP berinisial F menjadi korban penyiraman cairan misterius di kawasan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari sekolah korban, di mana kejadian terekam kamera CCTV dan menjadi viral.
Dalam video CCTV yang beredar, siswa itu tampak disiram dengan cairan misterius oleh orang tidak dikenal.
Lokasi penyiraman cairan misterius tersebut terjadi di depan Toko Beras Sin Global Jaya, Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.00 WIB, Dari lokasi kejadian, ditemukan bercak putih yang diduga bekas siraman cairan misterius.
Berikut 4 fakta pelajar SMP disiram cairan misterius di Jakarta Selatan:
Ada Cairan Warna Kuning
Salah satu warga menyebutkan bahwa ada bekas warna kuning pada saat penyiraman itu terjadi. Saat ini, bekas siraman itu mulai memudar dan menjadi bercak warna putih.
Ia menyebutkan bahwa jarak sekolah F ke lokasi penyiraman tersebut sekitar 100 meter. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/1/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.
Cairan Misterius
Diketahui, warga sekitar tidak mengetahui jenis cairan apa yang disiramkan oleh terduga pelaku tersebut. Warga sekitar menyebut bahwa peristiwa penyiraman itu menjadi kejadian pertama kalinya di kawasan tersebut.
Baca Juga: Pelajar SMP di Tebet Disiram Orang Misterius Hingga Alami Iritasi, Diduga Cairan Cabai
Viral di Media Sosial
Sebagai Informasi, video yang memperlihatkan dua pelayar SMP disiram cairan misterius di kawasan Tebet ini viral di media sosial. Penyiraman cairan itu terekam oleh kamera CCTV.
Tampak dua orang pelajar SMP berjalan di pinggir jalan. Kemudian, pemotor datang dan secara tiba-tiba menyiramkan cairan ke arah pelajar tersebut.
Sepeda motor itu tampak dikemudikan oleh tiga orang. Adapun penyiraman cairan misterius itu dilakukan oleh orang yang membonceng sepeda motor tersebut.
Dalam video yang viral di media sosial, hanya satu pelajar yang terlihat kena siraman cairan misterius tersebut.
Sudah Ditangani Pihak Kepolisian
Berita Terkait
-
Pelajar SMP di Tebet Disiram Orang Misterius Hingga Alami Iritasi, Diduga Cairan Cabai
-
Bikin Haru, Siswa SMP Ini Rela Kerja Jadi Buruh Batu Bata Demi Bayar Uang Study Tour
-
Video Istri Kapolres Jember Terlibat Penyerangan Sebuah Rumah, Kapolda Jatim Beri Penjelasan
-
Seperti Teror, 3 Orang Pelajar Lempar Cairan Misterius ke Pejalan Kaki
-
Rekomendasi Street Food di Bandung yang Enak, Wajib Dikunjungi Pecinta Kuliner Nih! Rasanya Bikin Meledak di Mulut
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Sempat Absen Karena Naik Haji, Bos Maktour Bakal Diperiksa KPK Terkait Kasus Haji Pekan Depan
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara