Suara.com - Seorang siswi SMK Pandawa Budi Luhur berinisial S tewas karena terjatuh dari lantai empat di sekolahnya di Komplek Hankam, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (30/1/2022).
Salah seorang rekan sebaya korban berinisial D, mengenal S sebagai sosok yang baik. S juga merupakan sosok yang dikenal royal.
"Orang baik. Kalau anak-anak patungan buat beli jajanan dia selalu ngasih," kata D mengenang S, saat ditemui dikediamannya, kawasan Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023).
D mengaku telah mengenal S sejak di bangku SMP. Kemudian mereka sekolah di sebuah SMK yang sama.
D mengenal S sebagai orang yang supel dan mudah bergaul. Dalam kesehariannya, S tidak pernah memilah-milah teman.
"Dia main sama siapa aja. Enggak milih-milih teman," kata D mengungkap.
D memang tidak tau persis terkait kronologi jatuhnya S dari lantai 4 sekolah. Ia hanya menerima informasi dari grup Whatsapp kelasnya.
Berdasarkan informasi dari rekan kelasnya di group tersebut, S jatuh dari lantai empat sekolahnya saat sedang bercanda dengan teman-temannya.
Saat itu, ia jatuh dari balkon yang hanya dibatasi dengan pot tanaman hias. "Katanya jatuh dari sela-sela pot itu. Karena pas dia (korban) jatuh, ada pot juga yang jatuh," imbuhnya.
Baca Juga: Lagi Bercanda dengan Temannya, Siswi SMK Pandawa Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai Empat Sekolahnya
Berita Terkait
-
Lagi Bercanda dengan Temannya, Siswi SMK Pandawa Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai Empat Sekolahnya
-
Terjadi Kasus Kriminal Atas Pengemudi Taksi, Polisi Berikan Imbauan Soal Kewaspadaan
-
4 Drama Korea On Going Tentang Misteri Kasus Kriminal, Sudah Nonton?
-
Anggota Polisi di Sukabumi Dipecat Gara-gara Terlibat Kasus Kriminal
-
Kasus Kriminal Jatim: Maling Bertopeng, Debt Collector Sampai Ibu Pukul Anak Hingga Tewas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika