Suara.com - Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi menjadi Wali Kota Semarang periode 2021-2026 menggantikan Hendrar Prihadi. Ia dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (30/1/2023).
Dirinya sebagai Wali Kota Semarang mencatatkan sejarah baru karena menjadi wanita pertama yang berhasil menjabat posisi tersebut. Atas dasar alasan ini, membuat sejumlah informasi termasuk profilnya mengundang rasa penasaran publik.
Profil Hevearita G Rahayu
Pemiliki nama lengkap Hevearita Gunaryanti Rahayu itu lahir di Semarang pada 4 Mei 1966. Melansir laman KPU Semarang, ia merupakan putri dari pasangan Soenarjo Rahardjo dan Atiek Nur Soetarti.
Wanita yang akrab disapa Mbak Ita itu juga diketahui memiliki empat orang saudara kandung. Mereka adalah Tatag Anggoro Raharjayanto, Ade Fajar Wiradijati, M. Sayidiman, dan Pamungkas Buanaputra.
Mbak Ita menikah dengan Alwin Basri dan dikaruniai seorang putra bernama M. Farras Razin Perdana. Adapun sang suami menjabat sebagai Ketua Komisi D di DPRD Jawa Tengah untuk periode 2019-2024.
Terkait riwayat pendidikan, Mbak Ita memulainya di SD Citarum, Semarang dan lulus pada tahun 1977. Ia kemudian melanjutkan studinya ke SMP Maria Mediatrix, hingga akhirnya lulus pada 1981.
Setelahnya, Mbak Ita bersekolah di SMA Negeri 1 Semarang dan lulus pada tahun 1984. Ia saat itu langsung mendaftarkan diri ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Pada 1989, ia lulus dengan gelar sarjana.
Mbak Ita juga sempat mengikuti sejumlah pendidikan informal yang rata-rata berasal dari Bank Universal. Diantaranya, Management Development Program (1989), Selling Bank Universal Services, (1991), dan Speech Power Workshop (1992).
Perjalanan Karier
Sebelum aktif di dunia politik, Mbak Ita sempat menjajal karier di Bank Universal. Di sana, ia menjabat posisi Funding Officer (1991-1993). Lalu, sampai tahun 1994, dirinya diketahui menjadi Team Leader Funding.
Lebih lanjut, Mbak Ita juga pernah menjabat sebagai CS Head & TL Funding pada tahun 1994-1996. Setelahnya sampai tahun 2000, ia mengemban jabatan PinCapern Jurnatan. Ia kemudian diangkat menjadi Branch Relation Manager hingga 2003.
Saat itu, ia juga menjadi Head of Public Sector di Bank Permata pada tahun 2002-2003. Di tahun tersebut, Mbak Ita keluar dari Bank Universal dan melanjutkan kariernya sebagai Direktur Utama PT. Adita Farasjaya.
Jabatan itu berakhir pada tahun 2005 dan dirinya memulai tugas baru sebagai direktur PT. Sarana Patra Hulu Cepu (BUMD Provinsi Jawa Tengah). Sementara kariernya di dunia politik diawali dengan Pemilihan Umum Wali Kota Semarang 2015.
Mbak Ita saat itu memenangkan pemilu sebagai Wakil Wali Kota Semarang untuk mendampingi Hendrar Prihadi periode 2016-2022. Kekinian, dirinya dilantik sebagai Wali Kota Semarang dengan sisa masa jabatan sampai tahun 2026.
Berita Terkait
-
Pidato Ganjar Pranowo Buat Megawati Angguk-angguk dan Tak Henti Tepuk Tangan, Tanda Restu Calon RI 1?
-
Momen Unik Dibalik Pelantikan Wali Kota Semarang, Mbak Ita Sungkem ke Ibunda
-
Resmi Menjabat Sebagai Wali Kota Semarang, Ini Profile Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab Disapa Mbak Ita
-
Wow! Khusus Hadiri Pelantikan Mbak Ita Jadi Wali Kota, Megawati Terbang ke Semarang
-
Megawati 'Turun Gunung' Hadiri Pelantikan Wali Kota Semarang, Gibran Tak Ketinggalan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib