Suara.com - Vonis bebas kasus penipuan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya membuat banyak orang gempar. Terlebih kasus ini juga menyeret nama besar seperti beberapa pesohor. Diketahui, terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Henry Surya divonis bebas atas segala dakwaan pada Selasa (24/1/2023).
Putusan itu menggemparkan publik karena telah berlarut-larut sejak awal tahun 2020. Ketika itu, beberapa nasabah ramai mengeluhkan kegagalan bayar bunga dan pokok simpanan anggota pleh KSP Indosurya.
Bukan hanya konsumen biasa, korban Indosurya juga dialami oleh sederet pesohor Tanah Air. Simak deretan pesohor yang jadi korban Indosurya berikut ini.
1. Patricia Gouw
Patricia Gunawan alias Patricia Gouw menjadi salah satu korban dari invetasi bodong Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Ia menginvestasikan uangnya sebesar Rp 2 miliar di sana. Sejak awal Patricia disebut tidak memiliki kecurigaan karena Indosurya sudah memiliki banyak aset termasuk gedung.
"Terus sempat gagal bayar, terus Patricia Gouw hubungi Henry Surya, pendiri Indosurya, malah diancam dan disomasi disuruh minta maaf. Dia rugi Rp 2 miliar," ujar Alvin, kuasa hukum Patricia Gouw.
Patricia sendiri sempat mengikuti jalannya kasus ini hingga turun langsung ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat dalam agenda sidang pembacaan vonis Henry Surya pada Selasa (24/1/2023) lalu. "Yess I am pertama kali ikutan demo gara-gara merasa hukum di Indonesia bobrok!" tulisnya di unggahan Instagram Story pada Senin (23/1/2023).
2. Anya Dwinov
Selanjutnya ada Anya Dwinov yang juga jadi korban kasus penipuan KSP Indosurya. Ia menyebut uang Rp5,3 miliar miliknya raib dalam perkara ini.
Anyta merasa kecewa dengan vonis lepas yang didapatkan terdakwa Henry Surya. Ia menyebut sebagian uangnya pernah dikembalikan dalam skema cicilan. Namun total uang yang diterima Anya hanya Rp 2,9 juta.
"Sekarang dari Rp 5,3 miliar, saya baru merasakan pertama kali itu dicicil Rp 1,5 juta. Terus bulan berikutnya saya dicicil Rp 500 juta. Dua kali Rp 500 ribu, habis itu turun lagi jadi Rp 400 ribu. Habis itu sudah, itu setahun yang lalu paling. (Total) Rp 2,9 juta," jelas Anya pada Sabtu (28/1/2023). Anya berharap jumlah uang yang dapat ia peroleh kembali setidaknya sebanyak seperlima dari total uang yang raib.
3. Chef Arnold
Terakhir ada Chef Arnold yang mengaku bahwa keluarganya merupakan korban penipuan KSP Indosurya. Kerugian yang dialami oleh keluarga Chef kondang itu mencapai puluhan miliar.
"Bukan saya korban secara langsung, tapi anggota keluarga. Nilai kerugiannya mencapai puluhan miliar," ujar Chef Arnold pada Senin (30/1/2023).
Chef Arnold mengaku baru mengetahui secara detil kasus ini sejak dimintai bantuan untuk mengurus kasus Indosurya oleh anggota keluarganya pada tahun 2020. Dari situ Chef Arnold mengetahui bahwa tenaga pemasar Indosurya membungkus produk KSP Indosurya seolah-olah produk perbankan.
Hal itulah yang membuat banyak korban terjebak termasuk keluarga Chef Arnold. Dari yang diketahui Arnold, sejak tahun 2020 banyak korban yang tidak berani melaporkan karena banyak yang diancam untuk disomasi.
"Banyak korban yang baru tahu saat Covid-19 dan yang meninggal, padahal dana yang mereka titipkan adalah dana pensiun, kan sangat disayangkan," ucap Chef Arnold.
Oleh karena itu, Chef Arnold berharap hukum berjalan meski agak terlambat, dan jangan lagi menutup mata.
Tag
Berita Terkait
-
Apa itu Exit Liquidity? Serangan Balik Warganet ke Chef Arnold Usai Jadi Korban Investasi Bodong Indosurya
-
Terdakwa Kasus Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD Nilai Kejagung Sudah Profesional
-
Bos Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kejaksaan Agung Sudah Profesional
-
Jadi Korban Investasi Bodong Indosurya, Warganet Malah Soraki Nasib Chef Arnold: Karma Instan!
-
Gibran Ngomel ke Chef Arnold: Siapa Suruh Nabung di Tempat Nggak Jelas Macam Indosurya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu