Suara.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen PAS Kemenkumham) mengklaim akan menindak tegas anggotanya, apabila terbukti terlibat dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan warga binaan kasus narkoba berinisial IL dari dalam lapas Palu.
Humas Ditjen PAS Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan, sanksi tegas akan dijatuhkan terhadap anggota yang terlibat sesuai aturan yang berlaku.
"Jika ditemukan oknum yang terlibat, Ditjen PAS pasti akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Rika kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).
Rika juga memastikan pihaknya akan terbuka membantu Polda Sulawesi Tengah untuk mengungkap tuntas kasus ini.
"Semua informasi yang dibutuhkan akan kami serahkan kepada penyidik," katanya.
Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Gunawan mengungkap bahwa IL merupakan narapidana kasus narkoba pada 18 Oktober 2017. Dia dipidana 17 tahun penjara dan denda Rp15 miliar subsider 6 bulan kurungan.
Gunawan mengklaim, sejak awal pihaknya telah terbuka kepada penyidik Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam mengusut kasus TPPU IL.
Namun Gunawan membantah terkait adanya peredaran narkoba di dalam lapas.
"Selama ini masalah narkoba selalu menjadi atensi bagi kami di lapas untuk menciptakan Lapas Bersinar (Bersih Narkoba) seperti yang telah dicanangkan Ditjen PAS bekerjasama dengan pihak BNN Provinsi Sulawesi Tengah," kata dia.
Baca Juga: Peredaran Puluhan Kg Sabu Terungkap, Pengendalinya Napi Lapas Pekanbaru
Sebagaimana diketahui Polda Sulteng menyita aset milik IL mencapai Rp9,3 miliar. Aset berupa rumah hingga kendaraan tersebut disita lantaran diduga hasil dari kejahatan peredaran narkoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran