Suara.com - Beredar kabar jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberikan keputusan final terkait nasib terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo. Keputusan yang dimaksud adalah Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati dan akan segera ditembak mati.
Kabar tersebut dibagikan oleh sebuah akun YouTube, yang kemudian tautannya disebarluaskan melalui Facebook oleh akun Anastasia Situmorang. Dalam thumbnail video, terlihat foto Presiden Jokowi, Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Video yang diunggah itu menuliskan judul dengan narasi terkait keputusan final Presiden Jokowi tentang Ferdy Sambo. Suami Putri Candrawathi itu disebut akan segera ditembak mati oleh regu tembak akibat kasus pembunuhan berencana yang menjeratnya.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“KEPUTUSAN JOKOWI SUDAH FINAL :bangbang: FERDY SAMBO CS SIAP – SIAP”
“KEPUTUSAN FINAL JOKOWI. FERDY SAMBO AKAN SEGERA DI TEMBAK MATI”
Lantas benarkah kabar Ferdy Sambo akan segera ditembak mati?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Presiden Jokowi mengumumkan keputusan final terkait Ferdy Sambo yang akan dihukum mati adalah tidak benar.
Baca Juga: Netizen Ngakak, Kali Ini Al Nahyan Joget-joget di Depan Prabowo: Memang Lain si Bocil
Faktanya, orang nomor satu di Indonesia itu tidak pernah menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo. Ini karena vonis hukuman di pengadilan bukan merupakan kewenangan seorang presiden, melainkan majelis hakim.
Sementara itu, diketahui video yang dibagikan itu berisi beberapa potongan video. Salah satu cuplikan video tersebut identik dengan video dari kanal KBN Nusantara.
Sedangkan narasi dalam video diambil dari artikel berita asli yang diunggah Detik.com.
Kedua sumber tersebut diketahui membahas seputar gugatan Ferdy Sambo terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri atas pemecatan dirinya, serta tidak ada kaitannya dengan keputusan Jokowi menghukum mati Ferdy Sambo.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Presiden Jokowi telah memberikan keputusan final dengan mengumumkan Ferdy Sambo akan segera ditembak mati adalah hoaks.
Berita Terkait
-
Netizen Ngakak, Kali Ini Al Nahyan Joget-joget di Depan Prabowo: Memang Lain si Bocil
-
CEK FAKTA: Benarkah Venna Melinda Meninggal Dunia?
-
Detik-detik Seputar Isu Reshuffle Rabu Pon, Nasib Menteri Jadi Tanda Tanya
-
Hitungan Jam Reshuffle Rabu Pon, Pengumuman Sebelum Jokowi ke Bali?
-
Agenda Jokowi Di Rabu Pon Hari Ini, Jadi Reshuffle Kabinet?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439