Petugas dari Kementerian Agama dan PBNU melakukan pengamatan hilal di atas salah satu tower Apartemen di Jakarta, Minggu (5/6). - ilustrasi 1 Ramadhan 1444 Hijriah Jatuh Pada Tanggal
Sebaliknya apabila hilal tidak terlihat di malam tersebut, maka tanggal 30 bulan yang sama masih berjalan.
Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan metode hakiki wujudul hilal. Metode ini dilakukan dengan meyakini adanya hilal meskipun tidak terlihat hilal dengan mata telanjang asalkan memenuhi kriteria. Kriteria penentuan hilal dalam metode yang digunakan Muhammadiyah antara lain:
1. Terjadi ijtima (konjungsi)
2. Ijtima (konjungksi terjadi sebelum matahari terbenam
3. Saat matahari terbenam piringan atas bulan berada di atas ufuk sehingga bulan baru sudah wujud.
Demikian penjelasan mengenai Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada tanggal berapa.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Doa Pembuka Acara dalam Islam, Versi Singkat hingga Bacaan Lengkap Majelis Isra Miraj
-
Apakah Hari Valentine 2023 Libur Tanggal Merah? Cek Aturannya di Sini
-
Apakah Boleh Puasa Rajab 3 Hari? Ini Anjuran Rasulullah SAW
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan? Cek Waktunya Jangan Sampai Telat!
-
Doa Buka Puasa Rajab 2023 Sama Seperti Niat Berbuka Puasa Ramadhan?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara