Suara.com - Jelang Pemilu 2024, DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Bangka Belitung (Babel) untuk melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput.
Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Sekjen DPP PPP Muhamad Arwani Thomafi saat kegiatan bedah daerah pilihan (dapil), di Kantor DPP PPP.
“Kami minta DPW PPP (Babel) untuk hadir di tengah masyarakat, dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” tutur Arwani.
Arwani menjelaskan sejauh ini DPW PPP Babel telah menerima dan mendukung aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait pembangunan pelabuhan di Belitung yang dianggap penting dan menguntungkan masyarakat.
“PPP Babel juga ikut mendukung aspirasi masyarakat untuk pembangunan pelabuhan di Belitung, ini penting agar distribusi kebutuhan pokok lebih baik dan lancar. Kemudian berimbas pada persoalan ekonomi yang bisa menguntungkan rakyat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Babel, Hellyana pun mengaku mengelompokkan prioritas target konstituen PPP. Seperti menyasar kepada kiai dan ulama, kelompok pemilih perempuan dan milenial, dan kelompok pemuda.
“Yang menjadi perhatian khusus untuk memaksimalkan suara adalah memberikan perhatian khusus terkait isu ekonomi, isu tambang (para pelaku diserap aspirasinya), serra isu agama,” jelas Hellyana.
Hellyana pun mentargetkan DPW PPP Babel bisa mendapatkan satu kursi di DPR RI dan sembilan kursi di DPRD Provinsi.
“Angka sembilan yang merupakan target kursi kita di provinsi merupakan angka optimis dan realistis, keniscayaan yang bisa kita dapat,” tutupnya.
Baca Juga: Duh! Hasil Survei dari Indometer, NasDem, PPP dan PAN Terancam Gagal ke Senayan
Selain menggelar bedah dapil, DPW PPP Babel juga mendapatkan dukungan jelang Pemilu 2024 dari Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono. Yaitu berupa dua unit sepeda motor dan satu laptop, yang diharapkan bisa menunjang kinerja para kader.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek