Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX diselenggarakan di Papua pada akhir 2021 lalu. Dan dalam perhelatan olahraga tingkat nasional itu, Jawa Barat berhasil meraih keluar sebagai juara umum.
Penghargaan itu sekaligus mempertahankan gelar yang sama pada PON XIX yang diselenggarakan di Jawa Barat.
"Hal tersebut menjadi bukti bahwa Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang mampu meraih gelar juara umum PON secara back-to-back sejak era reformasi," kata Kang Emil padaRrabu (17/8/2022).
3. Raih 300an penghargaan sejak 2018
Dalam kesempatan yang sama, Ridwan Kamil juga menyampaikan, sejak kepemimpinannya, Jawa Barat telah meraih 345 penghargaan dari tingkat nasional maupun Internasional.
Beberapa penghargaan yang ia sebut diantaranya meraih Juara Umum Tingkat Nasional pada Kontestasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Award 2022.
Dan pada 2021, Pemprov Jawa Barat berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian sebanyak 11 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Tidak kurang 345 penghargaan tingkat nasional dan internasional telah dianugerahkan kepada Provinsi Jawa Barat dalam kurun waktu 2018 hingga 2021," pungkasnya.
Meski banjir prestasi, kepemimpinan Ridwan Kamil juga tak terlepas dari sejumlah kontroversi, diantaranya adalah:
1. Pembangunan kolam renang di rumah dinasnya
Pada awal kepemimpinannya sebagai Gubernus Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung memutuskan untuk merenovasi rumah dinasnya di Pakuan. Namun keputusannya itu menuai kontroversi di masyarakat, sebab ia menambah fasilitas kolam renang di rumahnya itu.
Terlebih anggaran yang dikeluarkan untuk membuat kolam renang itu cukup fantastis, yakni hingga Rp1,5 miliar.
Namun Kang Emil sempat menanggapi kontroversi itu dengan menyatakan bahwa pembangunan kolam renang itu adalah untuk terapi renang yang ia lakukan karena kaki kirinya cedera.
2. Membentuk TAP
Kontroversi Kang Emil lainnya muncul ketika dirinya mengeluarkan kebijakan untuk membentuk Tim Akselerasi Pembangunan (TAP). Pembentukan tim yang berisi 19 orang itu menuai kontroversi karena dinilai sebagai upaya bagi-bagi jabatan pada orang-orang terdekatnya.
Pemicunya adalah masuknya nama adik Ridwan Kamil, yakni Elpi Nazmuzzaman menjadi salah satu anggota TAP.
Namun ketika itu Kang Emil berkilah kalau masuknya Elpi dalam TAP karena adiknya itu memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh percepatan pembangunan di Jawa Barat.
3. Pembangunan Masjid Al Jabbar
Akhir 2022 lalu, Ridwan Kamil meresmikan sebuah masjib nan megah di Kota Bandung, yakni masjid Al Jabbar. Pembangunan masjid yang digadang-gadang sebagai masjid kebanggaan warga Jawa Barat tersebut ternyata tidak terlepas dari sejumlah kritik.
Salah satu kritik yang muncul adalah tingginya biaya pembangunan masjid tersebut hingga Rp1 triliun yang menyedot anggaran provinsi.
Tak hanya biaya pembangunan, biaya pembuatan konten masjid Al Jabbar oleh Pemprov Jabar juga menyedot biaya yang tinggi, yakni Rp16,3 miliar.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Aksi Pejabat di Konser Dewa 19: Iriana Jokowi Rekues Lagu hingga Ridwan Kamil Asik Nyanyi Bareng Bima Arya
-
Ridwan Kamil Akhiri Jabatan Gubernur Tahun Ini, Netizen Tagih Benahi Pasir Heunceut
-
Bikin Kaget Umat Islam, Masjid Al Jabbar Mau Dibongkar karena Utang Belum Lunas, Ridwan Kamil pun Bereaksi
-
Ridwan Kamil Mohon Pamit ke Warga Jawa Barat, Sinyal Maju ke Pilpres 2024?
-
Ridwan Kamil Nonton Konser Dewa 19 di JIS, Netizen: Tiketnya Beli Sendiri Apa Joki Pak?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI