Suara.com - Seorang pengendara mobil Fortuner berinisial GR (24) bersikap arogan lantaran diduga membawa samurai dan air softgun untuk merusak sebuah mobil Brio kuning di kawasan Senopati, Jakarta Selatan Minggu (12/2/2023) dini hari.
Akun Twitter @karimnas_ bahkan menyebarkan isu bahwa GR pernah menyusup jadi militer Rusia saat perang Rusia-Ukraina tengah bergejolak.
Dalam utas Twitter yang dia buat, Senin (13/2/2023), GR merupakan warga Indonesia yang diduga menjadi buronan Ukraina lantaran kerap membagikan konten pro terhadap negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu.
Dalam sebuah gambar tangkapan layar yang diambil dari biro keamanan Ukraina, GR diidentifikasi sebagai Giorgio Ramadan. Dalam catatan itu GR terbukti melanggar peraturan karena dengan sengaja menembus wilayah Donbass di Ukraina yang tengah diduduki oleh Rusia.
Saat itu, GR merupakan mahasiswa hukum yang akan mengikuti program pertukaran pelajar di Belanda. Namun, dia memilih berputar arah dan menuju Lugansk, sebuah wilayah di Ukraina yang disebut telah diduduki Rusia melalui referendum.
Di sana, GR diketahui menunjukkan solidaritas untuk orang-orang Donbass dengan menghadiri konferensi anti-fasis dan demonstrasi 1 Mei menentang pemerintah. Namun, akun Twitter @kaminnas_ itu tak bisa membuktikan kabar bahwa GR adalah si pengendara Fortuner.
Salah seorang warganet juga menyampaikan, ria tersebut bukan buronan Ukraina melainkan masuk daftar orang dibenci militer Ukraina dan berpotensi ditangkap jika menemukan yang bersangkutan.
Sementara itu, korban pengendara mobil Brio kuning berinisial A (38) yang mobilnya dirusak oleh GR menjelaskan pada Minggu dini hari mobilnya ditabrak oleh seorang pengendara mobil Fortuber berpelat nomor B 2276 SJD yang tidak dikenal di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Awalnya A diancam dengan senjata air softgun. Kemudian pedang samurai yang dibawa GR digunakan untuk memukul kaca bagian depan. Terakhir GR juga menabrakkan mobilnya ke mobil yang dikendarai A.
Baca Juga: Menko Mahfud MD Minta Polisi Terbuka Usut Kasus Sopir Fortuner Arogan di Jaksel
Seorang netizen Twitter juga membubuhkan komentar bahwa mobil berpelat B 2276 SJD dimiliki oleh Ariyanto Arnaldo, pemilik firma hukum di bilangan Sudirman Jakarta Selatan.
Perkembangan kasus terbaru menyebutkan pengemudi Fortuner sangat kooperatif dengan datang ke kantor polisi pada Minggu petang.
"Kami telah memeriksa terlapor yang datang dengan kooperatif tadi sore ke Polres," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Jakarta, Minggu malam.
A dan GR sempat melakukan musyawarah namun hingga kini belum ada keputusan yang diambil. Kepolisian juga belum memastikan status GR sebagai terlapor meski sudah dimintai keterangan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Polres Metro Jaksel Sebut Pengemudi Fortuner yang Hancurkan Mobil Brio di Senopati Bawa Pistol Mainan
-
Soroti Aksi Brutal Sopir Fortuner Serang Mobil Lain di Senopati, Mahfud MD: Seperti Film Gangster Ya
-
Sepekan Ini Warganet Digaduhkan Dua Insiden Arogansi Pengemudi Fortuner
-
Gara-gara Pulangkan Sopir Fortuner Rusak Mobil Orang, Polres Jaksel Trending Dibully di Twitter
-
Menko Mahfud MD Minta Polisi Terbuka Usut Kasus Sopir Fortuner Arogan di Jaksel
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan