Suara.com - Apa itu malam Nisfu Syaban? Malam Nisfu Syaban adalah malam yang penuh berkat dan rahmat selepas malam Lailatul Qadar.
Malam Nisfu Syaban ini juga merupakan hari di mana buku catatan amalan orang-orang Muslimin selama setahun diangkat ke langit dan diganti dengan buku catatan yang baru.
Lantas, mengapa malam Nisfu Syaban begitu istimewa? Ada banyak kelebihan malam Nisfu Syaban, di antaranya adalah malam ini merupakan terbukanya pintu langit dan malam dimakbulkan doa.
Dari Abu Musa al-Asy’ari RA, bahawa Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT melihat pada malam Nisfu Syaban kemudian mengampunkan semua makhluk-Nya kecuali orang yang syirik dan juga orang yang bermusuhan”, (Riwayat Ibn Majah, no. Hadith 1380] Imam al-Zahabi mengatakan hadith ini dhaif disebabkan terdapat pada sanadnya Ibn Lahi’ah).
Amalan di Malam Nisfu Syaban
Sebetulnya Islam tidak meletakkan sesuatu amalan khusus yang mungkin boleh dinisbahkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai sunnah untuk diamalkan pada Malam Nisfu Syaban.
Tetapi dalam masa yang sama, sebagai umat Muslim kita hendaklah mengambil peluang dengan kelebihan yang ada pada malam tersebut dengan beramal sebanyak-banyaknya.
Berikut ini adalah beberapa amalan malam nisfu syaban yang boleh dikerjakan:
1. Sholat Sunnah Nisfu Syaban
Baca Juga: 4 Amalan Bulan Syaban, Petik Pahala dan Persiapan Ramadhan 2023
Sholat sunnah Nisfu Syaban adalah termasuk dalam sholat sunat mutlak, yang dilakukan pada waktu malam 15 Syaban. Sholat ini boleh didirikan selepas mengerjakan sholat Maghrib, Isyak atau bersama sholat-sholat sunnah qiamullail.
Sesungguhnya malam Nisfu Syaaban ini adalah kesempatan untuk menyuci dan memperbaiki diri dengan meminta ampunan dan mohon diubah segala yang tercatat dikitab Azali kearah positif bagi menginsafi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Membaca Surah Yasin Sebanyak 3 Kali
Setelah selesai melakukan sholat sunat, sebaiknya bacalah surah Yasin sebanyak tiga kali.
Disebutkan oleh Imam Abdul Ghani bin Ismail an-Nablusi dalam kitabnya Fadha’il al-Ayyam wa asy-Syuhur, di antara amalan para solehin pada malam ini, selepas sholat fardhu Maghrib dan Sunat Ba’diahnya, dibaca Surah Yaasin 3 kali. Kalau tidak sempat melakukannya selepas sholat Maghrib, maka kita bisa melakukannya selepas sholat Isyak.
Selain itu, amalan lain yang juga bisa dilakukan adalah membaca doa Nisfu Syaban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu