Suara.com - Polisi menangkap ERA (25) pelaku tabrak lari terhadap perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ellyefen (54) yang tewas usai dibuang di dekat kadang ayam di kawasan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (16/2/2023).
Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol Ahmad Fuady menyebut, pelaku ditangkap di Perumahan BSI, Sawangan, Depok siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB.
"Inisial ERA kelahiran 1997, pekerjaan swasta, alamat Kampung Citayam," kata Fuady di Polres Metro Kota Depok, Jumat (17/2/2023).
Kekinian, ERA masih diperiksa oleh penyidik secara intensif. Status hukum ERA, menurutnya akan ditentukan dalam 1x24 jam.
"Karena baru diamankan masih kita mintai keterangan, dan nanti akan kita tentukan status dari pelaku," katanya.
Dibuang Dekat Kandang Ayam
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Fitri mengatakan, Ellyefen kali pertama ditemukan warga di dekat kandang ayam sekira pukul 14.30 WIB pada Rabu (16/2/2023) lalu. Saat ditemukan Ellyefen dalam kondisi terluka pada bagian kaki kirinya.
"Babinsa sempat membawanya ke RSUD Sawangan namun pukul 17:49 WIB dinyatakan dokter korban meninggal dunia," kata Fitri kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Fitri menuturkan, dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa korban Ellyefen awalnya berbocengan dengan Herlin Lestari (57), mengendarai sepeda motor dari rumahnya menuju salah satu bank. Setibanya di Jalan Sawangan, tepatnya di tanjakan depan Depok Town Center (DTC), mereka ditabrak pelaku yang juga mengendari sepeda motor.
Baca Juga: Perempuan Paruh Baya Korban Tabrak Lari di Depok Dibuang Pelaku Dekat Kandang Ayam hingga Tewas
"Si penabrak selanjutnya berkata ke Herlin 'sudah bu saya bertanggu jawab'. Akhirnya koban diboncengin si penabrak," katanya.
Herlin, kata Fitri, ketika itu sebenarnya sempat membuntuti pelaku dan korban. Namun, ia kehilangan jejak sampai akhirnya korban ditemukan warga di dekat kadang ayam yang sudah tidak beroperasi.
"Dugaan sementara, yang bersangkutan dibuang yang menabrak karena tidak mau bertanggung jawab," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Perempuan Paruh Baya Korban Tabrak Lari di Depok Dibuang Pelaku Dekat Kandang Ayam hingga Tewas
-
Kecelakaan di Tol Pemalang, Sopir Tewas Ternyata Suami Korban Tabrak Lari Fly Over Manahan, 4 Tahun Kasusnya Masih Buram
-
Viral Berpelat Polri, Sopir Fortuner Pelaku Tabrak Lari Pemotor di Rawamangun Pakai Pelat Palsu
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi