Ndrangheta dikenal dengan berbagai aksinya mulai dari narkoba hingga prostitusi. Kebrutalan kelompok ini semakin terlihat di Duisburg, Jerman pada 2007. Saat itu, 6 (enam) pria Italia yang menjadi sindikat kejahatan ditembak mati.
Selain itu, Polri melalui NCB Jakarta mendapatkan informasi Antonio Strangio menjadi buronan interpol setelah tersangkut peredaran 160 kg mariyuana di Italia pada 2014. Aksi itu melibatkan 4 orang Ndrangheta.
Antonio pun menjadi masuk dalam daftar pencarian orang Interpol sejak 2016. Hingga akhirnya, Imigrasi Ngurah Rai mendeteksi keberadaannya di Bali, Indonesia dalam perjalanannya dari Malaysia ke Australia.
7. Usaha Memerangi Ndrangheta
Ndrangheta yang berdiri sejak akhir abad ke-18 di Italia ini telah berusaha diperangi oleh Interpol sejak 2020. Interpol meluncurkan aksi multilateral salah satunya dengan program I-CAN yang dibiayai oleh Pemerintah Italia.
Itulah sederet fakta-fakta Ndrangheta, jaringan mafia narkoba Italia anggotanya tertangkap di Bali. Meski demikian, Polri memastikan Ndrangheta tidak beroprasi di Indonesia. Ndrangheta kerap melakukan aksinya di negara Eropa.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Siapa Berani Lawan? Erick Thohir dan Kapolri Komit untuk Berantas Mafia Bola
-
Pengedar Narkoba: Kami Berani Karena Dilindungi Polres
-
Pengedar Narkoba Mengaku Dilindungi Polres Toraja Utara, Polda Sulsel Bentuk Tim Khusus
-
Rizky Febian Larang Ketut Mahalini Pakai Rok Pendek
-
PSSI Bakal Seret Mafia Bola ke Penjara dan Masuk Daftar Hitam
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik