Suara.com - Polisi menangkap pria berinisial GP (31) yang diduga memukul nenek berinisial I (65) hingga kritis. GP ditangkap di tempat persembunyiannya di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (20/2/2023) kemarin malam.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebut GP kekinian masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.
"Ya tadi malam ditangkap di Cengkareng Jakarta Barat, saat ini masih proses pemeriksaan," kata Zain kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).
Peristiwa penganiayaan ini sebelumnya dilaporkan terjad di Karang Tengah, Ciledug, Kota Tangerang, pada Jumat (17/2/2023) siang.
Berdasar narasi yang diunggah oleh akun Instagram @info_ciledug, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di dapur oleh suaminya sepulang dari ibadah salat Jumat. Ketika itu, suami korban turut menemukan balok yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menganiaya korban.
"Akibat kejadian tersebut korban kritis dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit," tulisnya.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Abdul Jana ketika itu membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, korban juga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Ciledug.
"Laporan sudah diterima di Polsek Ciledug," kata Abdul kepada wartawan, Senin (20/2/2023).
Abdul saat itu juga menyampaikan Polsek Ciledug tengah melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.
Baca Juga: Diburu Polisi, Pria di Ciledug Pukuli Nenek-nenek Membabi buta saat Warga Salat ke Masjid
"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan terhadap pelaku," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Diburu Polisi, Pria di Ciledug Pukuli Nenek-nenek Membabi buta saat Warga Salat ke Masjid
-
Nenek-nenek di Ciledug Kritis, Korban Diduga Pukuli Tetangganya Pakai Kayu Balok
-
Giorgio Sopir Fortuner Arogan Masuk Daftar Musuh Ukraina di Myrotvorest, Apa Itu?
-
Kacau! Driver Ojol Ngeyel Diingatkan Salah Bawa Order Makanan, Malah Ngamuk Aniaya Pegawai Resto Di Mal Puri Kembangan
-
Anak Anggota DPRD Kabupaten Wajo Klarifikasi Aksi Pemukulan kepada Tukang Parkir, Minta Warganet Ambil Sisi Positif
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan