Suara.com - Polda Metro Jaya saat ini melakukan rekayasa lalu lintas di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, untuk kepentingan pencarian korban kebakaran.
"Kami lakukan rekayasa lalu lintas dari Yos Sudarso, Tanah Merah sampai Plumpang Semper," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Minggu (5/3/2023).
Ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas (lalin) ini dilakukan guna kepentingan olah TKP sehingga tidak bisa orang seenaknya lalu lalang di sana. Untuk saat ini, hanya warga setempat yang dikecualikan.
"Dari titik api arah Plumpang Semper sampai arah Tanah Merah itu ada batas garis polisi termasuk dari Jalan Yos Sudarso yang menuju Plumpang utama," kata dia, dikutip dari Antara.
Kawasan itu sudah steril dan tidak lagi banyak aktivitas kecuali warga setempat.
Ia juga menambahkan, pencarian korban hari ini dilakukan di satu titik yang diduga terdapat korban hilang, berdasarkan hasil pengecekan anjing pelacak K9.
"K9 kemarin ada satu titik, lihat tumpukan ini sangat tebal sekali ya. Karena posisi rumah itu jatuhnya ke bawah sehingga kita coba untuk menggunakan alat berat," katanya.
Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, terjadi pada Jumat (3/3) sekitar pukul 20.00 WIB dan api bisa dijinakkan sekitar pukul 23.00 WIB.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 52 unit mobil pemadam dan sekitar 250 personel untuk membantu proses pemadaman di lokasi.
Berita Terkait
-
Gedung MPP Pekanbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Ruangan Sekda
-
Kebakaran Depo Plumpang, Legislator PDIP Seret Nama Anies: Dia Harus Ikut Bertanggung Jawab!
-
Permukiman Warga Plumpang Masuk Zona Bahaya, Jokowi: Zona Ini Memang Harusnya Zona Air
-
Ada Warga Tinggal di Zona Berbahaya Objek Vital, Jokowi Perintahkan Erick Thohir Lakukan Ini
-
Jokowi Minta Erick Thohir Relokasi Tempat Tinggal Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Ini Zona Bahaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!