Suara.com - Artis sekaligus suami Irish Bella, Ammar Zoni diringkus polisi dalam penggrebekan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2023) malam. Ia ditangkap dengan barang bukti berupa 1 gram sabu yang berasal dari Kampung Boncos.
Kampung Boncos sendiri beralamat lengkap di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Tempat ini memang dikenal sebagai sarang narkoba. Berikut fakta-fakta selengkapnya.
1. Sudah Ada Puluhan Tahun Lalu
Kawasan tersebut pada era 1960 sampai 1970-an dikenal dengan nama Kirai Gipang dan belum ada pemukiman warga. Satu tahun setelahnya, tempat itu menjadi lahan pembuangan berangkal oleh para pemulung untuk daur ulang sampah.
Seiring berjalannya waktu, Kampung Boncos didatangi banyak orang dari daerah lain. Sekitar awal tahun 2000, kawasan tersebut menjadi padat penduduk. Kebanyakan diisi oleh kuli angkut di Pasar Tanah Abang, pekerja seks komersial (PSK), dan turis.
Pada tahun yang sama, beragam jenis narkoba juga masuk ke pemukiman tersebut. Adapun yang pertama kali diperjualbelikan yakni ganja. Lalu, pada 2002, heroin mulai dikenal dan Kampung Boncos menjadi tempat peredaran narkoba yang terbuka.
2. Peredaran Narkoba Bak Pasar
Kampung Boncos sudah dikenal sebagai sarang narkoba dalam beberapa dekade. Pada tahun 2002 dan 2004 bahkan peredarannya sangat terang-terangan seperti pasar. Lalu, pada 2005, aktivitas ini mulai tertutup karena terendus polisi.
3. Sering Dilakukan Penggerebekan
Baca Juga: Ammar Zoni Ditangkap Lagi Kasus Narkoba, Aditya Zoni: Sebagai Adik Mendoakan yang Terbaik
Berdasarkan sejumlah pemberitaan, Kampung Boncos pernah menjadi target operasi rutin polisi yang menertibkan para pengguna narkoba sejak 2005 lalu. Penggrebekan besar-besaran dilakukan bulan Juni, di mana polisi menangkap 19 orang.
Belasan orang itu terdiri dari bandar, pengedar, pemakai, hingga kurir narkoba. Di sisi lain, tercatat dalam kurun waktu 2002-2007, ada 17 warga Kampung Boncos yang meninggal dunia akibat penyalahgunan obat-obatan terlarang tersebut.
4. Ada Waktu Khusus Jual Beli Narkoba
Waktu yang seringkali dipakai warga Kampung Boncos untuk bertransaksi narkoba, diantaranya pukul 05.00 WIB, 06.30 WIB, 18.00 WIB, serta 20.00 WIB. Sementara penyuluhan bahkan melibatkan banyak pihak.
Mulai dari ketua RT, tokoh agama, hingga polisi. Namun, masih ada warga yang sembunyi-sembunyi mengedarkan atau menggunakan narkoba. Dengan kata lain, meski sudah dilakukan usaha, Kampung Boncos sulit terbebas dari benda ini.
5. Dilakukan 12 Kali Penggebrekan pada 2022
Berita Terkait
-
Sempat Pakai Ganja, Ammar Zoni Ditangkap karena Pakai Sabu: Ini Ciri Pengguna Ganja vs Sabu
-
CEK FAKTA: Irish Bella Resmi Gugat Cerai Ammar Zoni yang Jadi Tersangka Narkoba, Benarkah?
-
Profil Irish Bella, Istri Ammar Zoni yang Langsung Disorot Setelah Suaminya Ditangkap karena Narkoba
-
Ammar Zoni Terisak, Minta Maaf ke Iris Bella karena Tertangkap Gunakan Narkoba
-
Belum Jenguk Ammar Zoni di Polres, Ternyata Begini Sikap Irish Bella Usai Suaminya Ditangkap
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet