Suara.com - Seorang pria berusia 54 tahun meninggal dunia karena tertabrak kereta di perlintasan kereta Jalan P. Tubagus Angke, Pekojan, Tambora Jakarta Barat pada Sabtu (11/3/2023) sore tadi. Korban berinisial HW tertabrak karena menerobos saat palang pintu lintas kereta yang sudah tertutup.
Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama menyebut peristiwa maut terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Korban ketika itu mengendari sepeda motor Supra X 125 menuju ke Jembatan Lima.
"Dan ketika palang pintu sudah tertutup korban tetap menerobos sehingga korban berikut Motor Jenis Supra X 125 cc terpental kurang lebih lima meter," kata Putra lewat keterangannya, Sabtu (11/3/2023).
Namun sebelum itu, seorang saksi masih sempat meneriaki korban untuk tidak menerobos palang penutup perlintasan kereta.
"Tetapi korban tidak mengindahkan peringatan tersebut, sehingga korban tertabrak kereta dari arah Stasiun Angke menuju Stasiun Kampung Bandan," jelas Putra.
Korban meninggal di tempat akibat luka sobek parah di bagian kepala.
"Korban sudah dibawa Palang Hitam dan selanjutnya kasus ditangani Laka Lantas Jakarta Barat," kata Putra.
Kepada masyarakat Putra mengimbau untuk menaati peraturan lalu lintas, salah satunya tidak menerobos palang pintu perlintasan kereta yang akan tertutup.
"Pelanggaran tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tapi juga berbahaya dan merugikan orang lain. Sabar dalam berkendara, utamakan keselamatan diri dan orang lain," katanya.
Baca Juga: Tiga Polisi Gadungan di Tambora Ditangkap, Pakai Baju Bareskrim Polri
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?