Suara.com - Tiga orang polisi gadungan yang kerap memeras dengan modus menuduh korban sebagai pelaku kejahatan akhirnya diringkus.
Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan, selain ketiga polisi gadungan ini, pihaknya juga meringkus dua penadah hasil kejahatan trio tersebut.
Adapun ketiga polisi gadungan itu yakni FF (22), DDW (22), dan DKP (20). Sementara dua penadahannya yakni HE (34) dan MAN (24).
Kelima penjahat ini, kata Putra diringkus di wilayah Bogor Jawa Barat, pada Selasa (3/1/2023) kemarin.
"Mereka modusnya pura-pura jadi polisi Polsek Tambora, memberhentikan pengendara motor di jalan," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2023).
Dalam melakukan aksinya, kata Putra, trio ini beraksi secara bergerombol. Mereka menyasar pengendara motor yang tengah melintas, lalu dituduh sebagai pelaku kejahatan.
Biasanya para pengendara tanpa helm dan pelanggar lalu lintas lainnya yang disasar oleh mereka.
"Kemudian disuruh ikut. Korban kemudian ditinggal di pinggir jalan, sepeda motor dibawa kabur, serta barang korban lain seperti Hp juga disikat pelaku," kata Putra.
Guna meyakinkan para korban, polisi gadungan ini melengkapi diri dengan kaos bertuliskan Bareskrim Polri. Selain itu, pelaku juga menggunakan lencana kewenangan Reserse Polri.
Baca Juga: Tiga Polisi Gadungan Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Jakarta Barat Sukses Digulung
Putra mengatakan, komplotan ini terhitung telah melakukan aksi kejahatan sebanyak 7 kali. Di antaranya di wilayah Tambora, Tamansari dan di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Selain 5 pelaku, Putra juga mengaku, pihaknya juga menyita 2 unit motor hasil kejahatan. Sementara lima motor korban lainnya masih dalam pengejaran petugas.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora Iptu Rizky Ary mengatakan, para pelaku nekat menjadi polisi gadungan karena murni untuk melakukan aksi kejahatan. Mereka sengaja berpura-pura menjadi polisi gadungan untuk memeras.
"Lima sepeda motor lainnya dijual pelaku kepada penadah di wilayah Depok yang sudah diketahui identitasnya, namun masih dalam pengejaran," kata Rizky.
Rizky mengatakan, dari tangan pelaku, pihaknya menyita kaos berwarna hitam bertuliskan Bareskrim Polri, 1 lencana kewenangan Reserse Polri, dua unit motor dan satu unit ponsel.
Berita Terkait
-
Tiga Polisi Gadungan Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Jakarta Barat Sukses Digulung
-
Apes, Motor Ridwan Dicolong Maling Saat Hendak Cari Kerjaan Di Tambora
-
Budak Sabu Tega Pukuli Ayah Kandungnya yang Berusia 84 Tahun saat Minta Makan
-
Terapkan Restoratif Justice, Polisi Bebaskan Pelaku Pelecehan Sesksual Terhadap Wanita Berhijab di Tambora
-
Wanita Berhijab Dilecehkan di Tambora, Pria Paruh Baya Tiba-Tibat Peluk Korban dari Belakang
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal