Suara.com - Kasus pamer harta para pejabat di lembaga pemerintahan tengah jadi sorotan. Publik geram aksi pamer harta tersebut karena tidak mencerminkan sebagai pelayan masyarakat.
Apalagi, kasus mantan pegawai pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo yang memiliki harta kekayaan yang janggal di mata publik.
Tidak hanya satu, setelah Rafael Alun banyak kasus pejabat publik yang memiliki harta kekayaan yang dianggap janggal.
Banyak sorotan publik mengungkapkan kembali ucapan pesohor terdahulu soal harta kekayaan. Salah satunya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang ucapannya kembali diungkit.
Seperti dilansir dalam video viral di Twitter, Ahok pernah menantang pejabat-pejabat yang gemar menimbun dan pamer harta untuk membuka semua laporan harta kekayaan ke publik.
Video berupa kompilasi ucapan Ahok itu dibagikan oleh akun twitter @_Aru***** yang diunggah pada Selasa (26/2) lalu.
"Jadi inget kata-kata Koh Ahok lagi… Coba dulu diterapkan. Ada yang berani?? Apa perlu dibentuk team pengawas harta kekayaan pejabat??" tulis akun tersebut seperti yang dikutip, Senin (13/3/2023).
Dalam video itu, Ahok dengan lantang meminta semua pejabat publik bisa lebih jujur dan mengungkapkan semua harta kekayaan yang dimiliki, serta sumber harta tersebut.
"Buktikan pajak yang kalian bayar, harta kalian berapa, biaya hidup kalian, anak-anak Anda kuliah di mana. Periksa harta kamu, biaya hidup kamu, dan pajak yang kamu bayar!" ucap Ahok seperti dalam video tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Rumah Ahok Dibakar Massa Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Benarkah?
Selain itu, Ahok juga mempersilahkan siapa saja untuk membongkar harta kekayaan ke publik.
"Saya berani nantang kok, periksa harta saya. Pajak saya bayar sama biaya hidup. Berani gak lu pejabat BPK begitu? Berani gak DPRD belakang ngomong gitu?" imbuh Komisaris Utama Pertamina itu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Rumah Ahok Dibakar Massa Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Rumah Ahok Dibakar Warga, Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang?
-
Sang Istri Dibully Warganet karena Pamer Harta, Kepala BPN Jaktim Sudarman: Sebelum Nikah Rumahnya Sudah Bagus
-
CEK FAKTA: Rumah Ahok Jadi Sasaran Pembakaran Warga Plumpang
-
CEK FAKTA: Ahok Terbukti Jadi Dalang Kebakaran Depo Pertamina
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak