Suara.com - Dewan penasehat gubernur dalam bidang seni-budaya yang tergabung dalam Akademi Jakarta mengaku sudah sejak lama mengetahui tak berfungsinya Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ) usai revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Kondisi ini pun juga sudah dilaporkan kepada pemerintah melalui surat resmi.
Anggota Akademi Jakarta Karlina Supelli mengatakan, pihaknya sudah bersurat kepada eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat masih menjabat dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono beberapa waktu lalu.
"Akademi Jakarta sebetulnya sudah berkirim surat tentang POJ kepada Gubernur DKI sebelum turun jabatan dan juga kepada PLT Gubernur sesudah beliau menjabat," kata Karlina saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).
Kendati demikian, surat yang dilayangkan ke Anies dan Jokowi tak juga mendapatkan respons. Hingga akhirnya, Karlina menyebut pihaknya mengadu ke Presiden Joko Widodo.
Jokowi disebutnya merespons dengan meneruskan aduan ini ke Menterian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
"Karena tidak ada tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta, Akademi Jakarta menyampaikan surat kepada Presiden RI. Surat itu diteruskan ke Menko PMK. Kemenko PMK menanggapi cukup serius dengan kunjungan salah satu Deputi Menko PMK ke POJ untuk melihat kondisinya," ucapnya.
Dalam surat aduan Akademi Jakarta, disebutkan bahwa kondisi POJ usai revitalisasi TIM yang menghabiskan Rp1,4 triliun itu semakin miris. BUMD PT Jakarta Propertindo yang mengerjakan proyek ini disebut justru menciutkan fungsi Planetarium.
Salah satunya, Jakpro disebut melakukan penggantian kursi baru yang tidak cocok untuk dipakai pertunjukan di Teater Bintang. Lalu, proyektor yang sudah rusak juga tidak diperbaiki.
Setelah revitalisasi sampai sekarang juga Jakpro tak kunjung mengisi ruang pameran Planetarium. Lobi pengunjung dibuat semakin sempit, dan ruang pertunjukan kedua, ruang kelas, dan perpustakaan di dalam Planetarium dihilangkan.
Baca Juga: Diresmikan Jokowi, Jalan Akses Labuan Bajo-Golo Mori Habiskan Anggaran Rp 481 Miliar
Tak hanya itu, Akademi Jakarta juga menyebut perbaikan pada area gedung penyangga Planetarium justru menghancurkan fungsi observatorium. Misalnya, observatorium untuk teleskop Takahashi dihancurkan dan kubahnya tidak jelas ada di mana, serta akses observatorium untuk teleskop ASKO tertutup tembok.
Berita Terkait
-
Diresmikan Jokowi, Jalan Akses Labuan Bajo-Golo Mori Habiskan Anggaran Rp 481 Miliar
-
Bukan Cak Imin, Prabowo Punya Peluang Kalahkan Anies Jika Duet dengan Sosok Ini
-
Jokowi Sebut Ideal, Duet Prabowo-Ganjar Dinilai Paling Kuat
-
PJLP yang Diputus Kontrak Minta Rekrutmen Keluarganya Dipermudah, Heru Budi: Nanti Kita Diskusikan
-
Jokowi Mau Daerah Lain Tiru Pengolahan Sampah Terpadu Kesiman Kertalangu Bali
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek