Hal itu diungkap oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang dikutip pada Rabu (8/3/3034) lalu. Akun tersebut mengunggah sejumlah foto dan video barang-barang mewah yang disebut milik Andhi dan keluarganya.
Di antaranya ada sebuah rumah mewah berkelir putih di Kawasan CIbubur, yang disebut-sebut sebagai milik Andhi.
Akun itu juga mengunggah foto seorang perempuan belia yang disebut sebagai anak Andhi. Anaknya tampak mengenakan pakaian mahal seharga puluhan juta rupiah. Karena itulah Andhi Pramono masuk dalam radar pantauan PPATK.
Wahono Saputro
Wahono Saputro adalah rekan sejawat Rafael Alun Trisambodo yang bekerja di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Namun berbeda dengan Rafael, Wahono Saputro menjabat sebagai Kepala Kantor Pajak Jakarta Timur.
Ia sempat diperiksa KPK pada Selasa (14/3/2023) lalu untuk mengklarifikasi harta kekayaannya yang dinilai tidak wajar. Dalam LHKPN terakhir yang dilaporkan Wahono pada 2022, tercatat ia memiliki harta kekayaan mencapai 12,8 miliar.
Tak hanya itu, di hadapan KPK, Wahono juga diminta untuk mengklarifikasi kepemilikan saham di perusahaan yang terafiliasi dengan Rafael Alun.
Karena itulah Wahono terseret dalam pusaran kasus kepemilikan harta tak wajar pejabat Kementerian Keuangan.
Sudarman Harjasaputra
Baca Juga: Tegas! Inilah Pendapat Mahfud MD soal Sosok Mario Dandy, 'Dari yang saya lihat...'
Tak hanya di lingkungan Kementerian Keuangan, pejabat pemerintahan yang diduga memiliki harta kekayaan tak wajar juga ditemukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Salah satunya adalah Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur Sudarman Hardjasaputra. Berdasarkan penelusuran di laman LHKPN KPK, Ia dijetahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp14,7 miliar.
Namun publik menjadi curiga karena Sudarman dan keluarganya diketahui gemar memamerkan harta kekayaannya di media sosial.
Salah satunya foto-foto istrinya yang tengah plesir ke sejumlah negara, di antaranya Austria, Polandia, Jepang hingga Perancis. Karena itulah KPK berencana memanggil Sudarman untuk memeriksa harta kekayaannya yang dinilai tak wajar itu.
Terbaru, pejabat negara yang dinilai memiliki harta kekayaan tak wajar adalah Esha Rahmansah Abrar yang merupakan PNS Golongan III C di Sekretariat Negara.
Berita Terkait
-
Tegas! Inilah Pendapat Mahfud MD soal Sosok Mario Dandy, 'Dari yang saya lihat...'
-
CEK FAKTA: Mario Dandy Alami Depresi? Simak Penjelasannya
-
Sekda Riau SF Haryanto Ngaku Tas Mewah Istrinya KW, Netizen : Mana Mungkin Barang KW
-
Sosok Ini Ingin Mario Dandy Cs Dihukum Berat, Ternyata karena Hal Ini
-
SANGAR GAES! Ayah David Siap "Perang" Jika Kasus di RJ: Apa Kajari DKI Terima Titipan?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat