Suara.com - Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) segera melakukan perbaikan pada infrastruktur Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini dinilai perlu dilakukan agar rencanan menjadikan JIS sebagai stadion kandang Persija Jakarta untuk kompetisi Liga 1 bisa terwujud.
Sejak awal didirikan pada era eks Gubernur Anies Baswedan, JIS memang diproyeksikan menjadi stadion kandang Persija Jakarta. Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran itu tak juga bisa bermain di JIS karena sejumlah alasan, seperti masalah infrastruktur.
Diky menyampaikan langsung permintaannya ini saat melakukan audiensi dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang juga dihadiri Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin.
"Kami berharap agar stadion JIS segera dilengkapi infrastrukturnya, dilengkapi kekurangannya sebelum musim depan agar semua pertandingan bisa berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua orang Jakarta, khusunya Jakmania," ujar Diky di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023).
Selama ini, Jakmania disebutnya kerap mendapatkan masalah larangan menonton karena alasan keamanan. Contohnya pada laga tunda pekan ke-28 Liga 1 2022-2023, Persija Jakarta bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.
Kekhawatiran yang muncul adalah pertandingan masih digelar di wilayah Jawa Barat dan mengancam keselamatan para suporter.
Karena itu, jika dibolehkan memakai JIS, Jakmania tak perlu khawatir lagi akan adanya larangan menonton.
"Kalau pertandingan tanpa penonton itu serasa kayak hukuman bagi suporter. Bagi kami, Jakmania tidak pantas dihukum atas apa yang terjadi pada musim ini," tuturnya.
"Kejadian seperti ini terjadi karena kita enggak punya stadion. GBK punya Kemensetneg, Stadion Patriot punyanya Jawa Barat, kita enggak punya stadion (yang memadai)," tambah Diky.
Baca Juga: Eks Persija Jakarta, Marko Simic Komentari Pembatalan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Masalah infrastruktur JIS dan sekitarnya ini juga sudah menuai polemik saat kekacauan konser Dewa-19 pada 4 Februari lalu. Ia pun berharap persoalan ini segera diselesaikan dan JIS segera dibenahi agar pengalaman buruk itu tak terulang lagi.
"Bagaimana caranya, ya perbaikan infrastruktur. Kemarin kan sempat kejadian juga di konser (Dewa). Biar Persija tidak kesulitan main bola, biar jakmania tidak kesulitan nonton bola, stadion yang ada di Jakarta kita manfaatkan dengan baik dan JIS dilengkapi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Setelah Lobi-lobi, Laga Persija Vs Persib di Bekasi Akhirnya Digelar dengan Penonton
-
Persija Minggir, Persib Bandung Bidik Sosok Asing Rp20,86 miliar, Luis Milla Rela Korbankan Rekrutan Robert Albert Ini?
-
Eks Persija Jakarta, Marko Simic Komentari Pembatalan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Hanya Dua Nama yang Bisa Bantu Elektabilitas Suara Anies Naik, Airlangga atau Khofifah?
-
Kecewa Berat Indonesia Dicoret jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Jakmania: Kasihan Para Pemain
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja
-
Prof. Ikrar Soroti Biaya Perjalanan Luar Negeri Prabowo: Pakai Uang Pribadi Harus Tetap Diaudit BPK
-
Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy
-
545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas
-
Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim
-
75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak
-
Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!