Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto (kiri) mendengarkan pernyataan permintaan maaf pelanggar atas nama Junawanisu Darul Azwar (kanan) yang menerobos dan memotong jalur iring-iringan kendaraan kepresidenan, di kantor Poltestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023). ANTARA/Darwin Fatir
Dari hasil investigasi polisi, Darul mengaku tidak mengetahui bahwa mobil yang ia salip adalah mobil Presiden Jokowi.
Ia juga mengaku mempunyai hobi balap liar sejak kecil, hal itu lah membuatnya sering melakukan aksi blayer. Ia pun mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan berbahaya itu lagi.
5. Jokowi berikan pesan ini
Presiden Jokowi yang juga mengetahui kejadian ini pun mengungkapkan pesannya kepada Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budi Haryanto untuk tidak melanjutkan kasus dengan jalur hukum.
"Atas perintah bapak Presiden Jokowi melalui Komandan Paspamres kepada Kapolda Sulsel. Beliau menginginkan untuk perkara ini tidak diproses hukum namun akan dilakukan pembinaan" ungkap Budi.
Kontributor : Dea Nabila
Komentar
Berita Terkait
-
Barbar Banget! Pemotor Kompak Bongkar Separator Busway di Slipi Gegara Ogah Kena Macet
-
Pengendara Motor di Makassar Nyelonong Nyaris Tabrak Mobil RI 1, Warganet: Cocok Jadi Duta Lalu Lintas
-
Bakal Dilantik Jokowi Pekan Depan, Simak Kembali 3 Kandidat Menpora Muda dari Golkar
-
Nekat Lawan Arah Sambil Geber Knalpot Brong, Pemuda Ini Nyaris Tabrak Mobil Jokowi, Netizen: Jaman Orba Langsung Tinggal Nama
-
Jokowi Tunggu Erick Thohir Pulang untuk Bicarakan Potensi Sanksi dari FIFA
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya