Suara.com - Seorang pria bernama Yudo Andreawan (YA) menjadi viral di media sosial usai aksinya mengamuk di sebuah klinik diungkap oleh seorang dokter gigi melalui Twitter.
YA mengklaim jika dokter gigi yang disebut-sebut bernama Paras itu merupakan calon istrinya dan akan menikahinya pada Agustus 2023 mendatang.
Sementara itu, dokter gigi tersebut tidak pernah mengakui bahwa YA merupakan kekasihnya. Bahkan, ia trauma dengan ulah pria tersebut yang kerap kali menguntitnya.
Seakan terobsesi dengan dokter gigi tersebut, YA kerap mengunggah foto-foto dokter gigi itu di media sosialnya.
Hingga akhirnya YA nekat mendatangi klinik tempat Paras bekerja. Di sana ia memaksa semua orang untuk memberikan nomor telepon Paras, hingga melakukan perusakan.
Aksi yang dilakukan Yudo pada Paras disebut-sebut mengarah pada kondisi kelainan jiwa yakni Erotomania. Apakah Erotomania itu? Berikut penjelasannya.
Pengertian Erotomania
Dalam penjelasan yang paling sederhana, Erotomania merupakan gangguan mental seseorang yang mengalami delusi bahwa orang lain jatuh cinta padanya.
Penderita erotomania begitu yakin kalau orang tersebut benar mencintai dirinya, meski pada kenyataannya justru sebaliknya.
Baca Juga: Kronologi Obsesi Yudo Andreawan kepada Dokter Gigi Paras, Sampai Ngamuk di Klinik dan Ludahi Perawat
Objek delusi penderita erotomania biasanya adalah sosok selebritas, orang lebih tua atau orang-orang dengan status sosial lebih tinggi. Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan orang biasa juga bisa menjadi korbannya, seperti yang terjadi pada Paras
Gangguan jiwa ini biasanya muncul dan dipicu oleh masalah kejiwaan lainnya, seperti skizofrenia, gangguan depresi mayor dengan ciri psikotik, gangguan bipolar, atau penyakit Alzheimer.
Media sosial memicu Erotomania?
Kehadiran media sosial disebut-sebut juga bisa memicu munculnya gangguan jiwa erotomania. Jika tidak, media sosial bisa memperburuk kondisi penderitanya.
Sebab, media sosial menghilangkan batas-batas pribadi, sehingga seseorang dengan mudah mengamati, menghubungi, menguntit dan bahkan melecehkan orang-orang yang sama sekali tidak ia kenal.
Dalam banyak kasus, perempuan diketahui lebih berisiko mengalami erotomania, meski ada juga pria yang menderitanya.
Berita Terkait
-
Kronologi Obsesi Yudo Andreawan kepada Dokter Gigi Paras, Sampai Ngamuk di Klinik dan Ludahi Perawat
-
17 Aksi Problematik Yudo Andreawan, Mahasiswa S2 FHUI yang Dipaksa Cuti lantaran Diduga ODGJ
-
Yudo Andreawan Kepedean Bakal Nikahi Dokter, Termasuk Gangguan Erotomania?
-
Pilih Beli Truk, Jefri Nichol Ogah Ladeni Tantangan DUEL Pria yang Sedang Viral di Twitter, Begini Alasannya!
-
Mengenal Erotomania, Ketika Yakin Seseorang Jatuh Cinta Padamu Padahal Nggak
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing