Suara.com - Seorang pemotor bernama Chrisyandi (21) tewas ditempat usai motor Honda Scoopy yang dikendarainya menabrak pohon di Jalan Utan Jati, Rt 9/11, Pegadungan, Kalideres Jakarta Barat, pada Rabu (19/4/2023).
Kanit Laka Lantas wilayah Jakarta Barat, Agus Suwito, mengatakan kejadian bermula saat Chrisyandi melaju dengan Honda Scoopy bernomor polisi B 5901 BHL, di Jalan Daan Mogot dari arah timur ke arah barat.
“Korban melaju di jalur Busway, setibanya di dekat Mega Baja, motor tersebut oleng ke kanan hingga menabrak pohon,” kata Agus, saat dikonfirmasi.
Agus menambahkan, buntut kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.20 WIB, Chrisyandi meninggal dunia di tempat.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala pecah.”
Saat ini, jenazah telah dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang untuk kepentingan identifikasi.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Cikampek KM 67: Libatkan 3 Mini Bus, 5 Orang Jadi Korban
-
5 Cara Mencegah Microsleep saat Mudik, Dalang Utama Penyebab Kecelakaan
-
Pajero Tabrak Mahasiswa hingga Tewas di Tangerang, Pelaku Belum Ditangkap, Keluarga Korban Ditawari Rp25 Juta
-
Efek Adu Banteng, Kecelakaan 4 Kendaraan di Sukalarang Sukabumi
-
CEK FAKTA: Penyanyi Ternama Nia Daniaty Wafat karena Kecelakaan Lalu Lintas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!