Suara.com - Publik dibuat heboh dengan insiden pistol menyalak di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Usai diselidiki ternyata pistol tersebut milik Dirut BUMN PT Berdikari, Harry Warganegara.
Pistol jenis kaliber 32 battle Army itu meletus saat sedang diperiksa oleh petugas bandara.
Kala itu, petugas sedang mengosongkan magazin. Sayangnya pistol tersebut terjatuh lalu meletus.
Sontak saja insiden tersebut membuat para penumpang yang berada di area check in kaget dan panik.
Meskipun sempat menimbulkan kegaduhan akibat pistol yang dibawanya, Harry Warganegara tidak ditahan karena memiliki surat kepemilikan pistol lengkap.
Belakangan harry menyampaikan permohonan maaf dan mengaku sangat menyesali insiden yang terjadi.
"Saya memohon maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden di Bandara Sultan Hasanuddin," kata Harry dalam keterangannya, Kamis (20/4/2023).
Dalam penerbangan kali itu, Harry dijadwalkan melakukan kunjungan ke Sulawesi Selatan bersama Kementerian Pertanian untuk memantau stok pangan di fasilitas Berdikasi di Sidrap, Sulawesi Selatan.
Ia berdalih pistol miliknya turut serta dibawa dalam penerbangan karena ada sesi kegiatan latihan menembak bersama di fasilitas tembak resmi yang ada di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Buka-bukaan Koleksi Mobil Mewah Dirut BUMN Bawa Pistol Menyalak di Bandara, Punya Mercy Cuy!
Harry mengaku bersyukur insiden pistol meletus tersebut tidak sampai melukai orang lain.
Kabar Dirut BUMN membawa pistol hingga meletus di tempat umum sampai ke telinga Menteri BUMN Erick Thohir.
Anak buah Jokowi itu kesal saat mengetahui ada anak buahnya yang membawa senjata api saat kunjungan kerja.
"Menterinya saja enggak bawa pistol, masa mau ketemu rakyat bawa pistol? Ketemu rakyat harus melayani. Kalau pistol air boleh kali buat lucu-lucuan biar segar," kata Erick.
Erick mengaku belum mendapatkan laporan tertulis soal insiden Dirut BUMN bawa pistol, ia akan mendalami kasus tersebut dan memberikan sanksi tegas.
"Pasti dong (ada sanksi tegas) kalau sudah ada hitam di atas putih. Saya harus pelajari dulu karena belum ada laporan tertulis," ungkap Erick.
Berita Terkait
-
Pistol Dirut BUMN Menyalak di Bandara, Bagaimana Aturan Membawa Senpi di Pesawat?
-
Soal Bos Berdikari Bawa Senpi, Erick Thohir: Masa Ketemu Rakyat Bawa Pistol?
-
Buka-bukaan Koleksi Mobil Mewah Dirut BUMN Bawa Pistol Menyalak di Bandara, Punya Mercy Cuy!
-
Kronologi Pistol Dirut BUMN Meletus di Bandara Sultan Hasanuddin, Erick Thohir Siapkan Sanksi
-
Segini Harta Kekayaan Harry Warganegara, Dirut BUMN yang Bawa Pistol sampai Menyalak di Bandara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan