Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak seluruh elemen masyarakat agar mengimplementasikan sikap sederhana pada perayaan Idul Fitri maupun pada hari-hari lainnya secara umum. Dia mengingatkan, momen lebaran kali tidak dimanfaatkan untuk pamer harta.
"Kepada para pejabat maupun masyarakat umum untuk tidak merusak kebahagiaan Idul Fitri dengan sikap pamer-pamer seperti itu, yang tidak terpuji, bahkan bisa menyakiti orang lain, walaupun memang di dalam wilayah itu kita suruh pakai pakaian yang baik, tapi yang baik itu ya tentu sesederhana mungkin. Saya mengajak semua pihak untuk bersikap sederhana," ujar Wapres yang dikutip, Senin (24/4/2023).
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, kesederhanaan ini sesuai dengan nasihat sahabat Rasulullah, Ali bin Abu Thalib.
"Jangan bicara tentang hartamu di hadapan orang lain, jangan bicara kesehatanmu di hadapan orang yang sakit, jangan bicara kekuatanmu di depan orang yang lemah, jangan bicarakan orang yang sedih di depan orang yang bahagia, jangan bicara kebebasanmu di depan orang yang terpenjara, jangan bicara tentang anak muda di depan orang yang tidak punya anak, jangan bicara tentang orang tuamu di depan anak yatim. Ini semua akan menyakiti mereka yang tidak mempunyai apa-apa seperti yang kita miliki," tutur Wapres.
"Kesimpulannya jadi jangan memamerkan kekayaan di hadapan orang-orang yang dalam keadaan kesulitan," tambahnya.
Di sisi lain, Wapres pun mengingatkan bahwa di dalam harta atau kekayaan yang dimiliki seorang individu, terdapat milik orang lain di dalamnya.
Untuk itu, Wapres mengajak seluruh masyarakat untuk saling berbagi dan membantu agar perayaan Idulfitri ini semakin dirasakan lagi kebahagiannya oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kita boleh saja punya harta, punya kekayaan, mungkin Allah memberikan rezeki kepada kita. Tetapi sebaiknya jangan kita pamerkan, kita sederhana saja. Dan bahkan kalau bisa justru apa yang kita punya itu, kita bagikan kepada orang-orang di sekitar kita. Nabi mengatakan begitu, siapa yang di hari raya punya kelebihan, nah kelebihannya berikan kepada tetangganya," imbuh dia.
Baca Juga: Kecam TPNPB-OPM yang Tewaskan Pratu Miftahul Arifin, Wapres Ma'ruf: TNI-Polri Kini Harus Tegas!
Berita Terkait
-
Unggahan El Rumi Saat Lebaran Bersama Keluarga Mulan Jameela Disorot, Netizen: Damai Itu Indah
-
Keluarga besar Alshad Ahmad Bagikan Foto Lebaran Bersama, Netizen: Anak Nissa Asyifa Kok Gak Ada
-
Bikin Betah Deh! Inilah 4 Tempat Wisata Hits dan Terbaru di Bandung yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Pamer Momen Lebaran Bareng Deva Mahenra, Mikha Tambayong Didoakan Diberi Hidayah
-
Isi Libur Lebaran, Ini 5 Tempat Wisata Murah di Sukoharjo yang Instagramable
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari