Suara.com - Lonjakan arus balik kendaraan yang melintas Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat diprediksi terjadi pada H+7 Lebaran 2023, Minggu (30/4/2023).
Hal ini disampaikan Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo, lantaran pada H+7 jadi pilihan masyarakat untuk kembali ke tempat asalnya setelah mudik karena masyarakat dan anak sekolah mulai kembali berkegiatan normal pada 2 Mei 2023.
"Lalu lintas masih padat, perkiraan hari ini tinggi," kata Eric dikutip dari Antara.
Ia menambahkan, volume kendaraan yang tercatat melintas kawasan Nagreg menuju ke arah Bandung dan Jakarta mulai meningkat dibandingkan H+6 sehingga diprediksi pada H+7 ini menjadi puncak arus balik gelombang kedua.
Pada hari ini saja, tercatat sudah ada 40 ribu kendaraan yang melintasi Nagreg ke arah barat dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Sedangkan pada H+3 jumlah kendaraan yang melintasi Nagreg pada durasi waktu yang sama hanya sekitar 37 ribu unit kendaraan.
Meski begitu, kata dia, sejauh ini puncak arus balik di Nagreg telah terjadi pada H+2 sebanyak 127 ribu kendaraan. Angka volume puncak arus balik pada 2023 lebih banyak ketimbang tahun 2022.
Pada tahun lalu, menurutnya, ada sebanyak 125 ribu unit kendaraan yang melintas di puncak arus balik. Namun puncak itu terjadi pada H+5 Lebaran 2022.
Sebelumnya polisi melakukan beberapa kali rekayasa lalu lintas satu arah atau "one way" dari kawasan Limbangan menuju ke Nagreg. Rekayasa itu dilakukan guna memprioritaskan arus balik dari arah timur menuju Bandung dan Jakarta.
Baca Juga: Persiapan Berkendara yang Perlu Dilakukan Sebelum Perjalanan Balik Mudik Lebaran
Berita Terkait
-
56.090 Orang dari Jawa Menuju Sumatera Selama Arus Balik Hingga Hari Ini
-
Update Arus Balik: Jumlah Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Meningkat Hari Ini
-
Kemenhub: Masih Ada 31 Persen Kendaraan Belum Balik Ke Jabotabek
-
Arus Balik Tol Kalikangkung Hingga Brebes Lancar, Pemudik Pilih Jalur Sokaraja
-
Persiapan Berkendara yang Perlu Dilakukan Sebelum Perjalanan Balik Mudik Lebaran
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
-
Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak
-
Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden
-
Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut
-
Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi
-
Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek
-
Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh
-
Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara
-
Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total
-
Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum