Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan sebanyak 1.098.373 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada Senin-Jumat (24-28 April 2023) atau H+1 sampai H+5. Angka itu mencapai 68,64% dari prediksi arus balik sebesar 1,6 juta kendaraan.
Jumlah tersebut dipantau dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
"Masih ada sekitar 31,36% kendaraan yang belum kembali ke Jakarta melalui Tol Trans Jawa hingga akhir pekan mendatang," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati yang dikutip, Minggu (30/4/2023).
Di sisi lain, jumlah pengguna angkutan umum harian pada Jumat (28/4) kemarin atau H+5 Lebaran masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 817.132 orang, atau meningkat sekitar 80% dibandingkan hari normal.
"Pergerakan penumpang arus balik diperkirakan akan semakin tinggi, dan diprediksi mencapai puncaknya pada Minggu dan Senin depan (30 April hingga 1 Mei 2023)," kata Adita.
Pada Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun ini, titik pergerakan penumpang dan kendaraan dipantau dari 111 terminal, 18 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, 13 daop/divre perkeretaapian, 42 gerbang tol dan 20 ruas jalan arteri.
Adapun pergerakan penumpang pada H+5 kemarin didominasi oleh penumpang angkutan udara yaitu sebanyak 252.993 atau 30,96 % dari total pengguna angkutan umum.
Disusul angkutan jalan 179.807 orang (22%), angkutan kereta api 169.789 orang (20,78%), angkutan penyeberangan 141.611 orang (17,33%), serta angkutan laut 72.932 orang (8,93%).
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum secara kumulatif mulai H-8 hingga H+5 kemarin mencapai 12.951.572 orang. Jumlah ini meningkat 7,13% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 lalu sebesar 12.089.890 orang.
Jumlah penumpang angkutan udara menjadi yang tertinggi yaitu 3.605.470 orang, kemudian disusul angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) sebesar 3.303.344 orang, angkutan jalan 2.603.724 orang, angkutan kereta api 2.367.111 orang, serta angkutan laut 1.060.768 orang.
Berita Terkait
-
Arus Balik Tol Kalikangkung Hingga Brebes Lancar, Pemudik Pilih Jalur Sokaraja
-
Persiapan Berkendara yang Perlu Dilakukan Sebelum Perjalanan Balik Mudik Lebaran
-
H+7 Lebaran: Polisi Strerilkan Jalan Tol Palimanan, Siap Berlakukan One Way
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2023, Penumpang Terminal Kalideres Diprediksi Mencapai 4 Ribu Orang
-
Gelombang Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar, Tersisa 30 Persen Volume Kendaraan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun