Suara.com - Kasus penemuan jasad wanita bernama Aisiah Sinta Hasibuan yang membusuk di kolong lift Bandara Kualanamu masih terus berlanjut. Namun ternyata ada sejumlah kejanggalan yang mewarnai kasus wanita tewas akibat jatuh dari lift Bandara Kualanamu, Deliserdang Medan, Sumatera Utara tersebut.
Bahkan kabarnya pihak keluarga telah melaporkan PT Angkasa Pura dan 5 perusahaan lainnya yang menyebabkan Aisiah tewas dan baru ditemukan setelah 3 hari kemudian.
Simak sederet kejanggalan dalam kasus wanita tewas karena jatuh dari lift Bandara Kualanamu berikut ini.
Jasad ditemukan setelah 3 hari
Jasad Aisiah baru ditemukan setelah 3 hari kemudian. Penemuan mayat Aisiah berluma saat petugas Aviation Security (Avsec) bandara mencium bau busuk pada Kamis (27/4/2023) pukul 16.00 WIB. Dari rekaman CCTV, Aisiah terjatuh di lift Bandara Kualanamu pada Senin (24/4/2023).
Terkait jasad Aisiah yang baru ditemukan setelah 3 hari kemudian itu tak terjawab secara jelas oleh pihak Bandara Kualanamu. Pihak bandara hanya mengungkap saat kejadian, korban hanya sendirian di dalam lift sehingga tidak ada yang mengetahui insiden itu.
"Hanya korban sendiri yang menggunakan fasilitas lift, korban naik lift dari lantai 1 menuju lantai 2. Tidak ada orang atau pihak lain yang ikut bersama korban di dalam lift," kata Corsec Bandara Kualanamu Dedi A Subur pada Sabtu (29/4/2023).
Padahal sebelumnya pihak keluarga sudah melakukan segala upaya minta pertolongan pada pihak bandara di hari terjatuhnya Aisiah. Berdasarkan rekaman CCTV, Aisiah memang sempat menghubungi pihak keluarga ketika terjebak dalam lift.
CCTV tak mau dibuka
Baca Juga: Peristiwa Perempuan Meninggal di Lift Bandara Kualanamu Jadi Sorotan Media Asing
Ketika hari kejadian pada 24 April, pihak keluarga sudah melaporkan terkait Aisiah yang terjebak di lift. Tapi menurut keterangan keluarga Aisiah, petugas keamanan bandara tidak banyak membantu, termasuk saat mereka minta rekaman CCTV.
"Nggak dikasih dengan alasan prosedur banyak segala macam," ujar Raja Hasibuan, kakak Aisiah. Petugas bandara pun disebut hanya membantu mencari di sekeliling lift.
"Setelah itu nggak ada upaya lain (dari pihak bandara), keluarga mencari sendiri di sekitaran bandara sampai dini hari. Mereka memutarkan CCTV tapi tidak di lift. Ditunjukkan yang di luar lift, di dalam lift tidak ditunjukkan," sambung Raja.
Rongga lift lebar
Hasil pemeriksaan pada pengelola bandara dan Avsec serta pihak terkait mengungkap kejanggalan lain. Pasalnya ditemukan fakta bahwa ada celah di antara lift yang digunakan Aisiah sehingga dia jatuh ke kolongnya.
"Memang di sisi pintu yang dibuka dan mengakibatkan kecelakaan itu ada ruang kurang lebih 60 cm, 40-60 cm saya hitung kemarin dan itu cukup langsung dari tingkat 3 langsung jatuh ke tingkat 1," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).
Berita Terkait
-
Peristiwa Perempuan Meninggal di Lift Bandara Kualanamu Jadi Sorotan Media Asing
-
Alasan Hotman Paris Somasi Enam Perusahaan Soal Kecelakaan di Lift Kualanamu
-
Tragedi Wanita Tewas di Lift Bandara Kualanamu Ada Kejanggalan? Begini Kata Hotman Paris
-
Babak Baru Kasus Perempuan Tewas Jatuh Dari Litf Bandara Kualanamu, Suami Korban Polisikan 6 Perusahaan
-
Lima Personel Bandara Kualanamu Dinonaktifkan Imbas Kecelakaan di Lift
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.