- Banjir parah melanda RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Minggu (8/3) pagi dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
- Banjir tersebut dipicu curah hujan ekstrem sejak Sabtu malam serta dampak air kiriman dari luapan Kali Sunter.
- BPBD mencatat sedikitnya 39 RT dan 13 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta ikut terendam banjir akibat hujan deras.
Suara.com - Kawasan permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali terendam banjir parah pada Minggu (8/3) pagi.
Ketinggian air di wilayah yang menjadi salah satu titik rawan banjir di Jakarta Timur ini dilaporkan mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa.
Kondisi itu dipicu oleh kombinasi curah hujan ekstrem yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu malam serta meluapnya debit air di Kali Sunter.
Situasi di lapangan menunjukkan bahwa genangan air mulai memasuki rumah warga sejak dini hari. Kecepatan kenaikan air membuat warga harus bergerak cepat menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai dua rumah atau tempat yang lebih tinggi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, akses jalan di dalam gang-gang sempit RW 04 kini hanya bisa dilalui menggunakan perahu karet atau dengan berjalan kaki menerjang arus yang cukup kuat.
Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo, memberikan rincian mengenai sebaran titik banjir di wilayahnya. Menurutnya, tingkat kedalaman air bervariasi di setiap rukun tetangga (RT), namun mayoritas berada di atas satu meter.
"Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter (cm)," kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo di lokasi banjir, dilansir Antara, Minggu (8/3/2026).
Kenaikan permukaan air ini terpantau terjadi secara bertahap namun pasti sejak Sabtu malam. Intensitas hujan yang tidak kunjung reda di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya menjadi faktor utama yang memperburuk keadaan.
Subagyo menjelaskan bahwa angka 150 cm tersebut merupakan akumulasi peningkatan volume air yang terjadi dalam beberapa jam terakhir.
Baca Juga: Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
Tinggi banjir 150 cm ini, katanya, hasil peningkatan dari sejak Sabtu (7/3) malam hingga pagi ini.
Lebih lanjut, Subagyo memaparkan bahwa banjir kali ini tidak hanya disebabkan oleh hujan lokal yang turun di Jakarta.
Adanya air kiriman dari wilayah hulu Kali Sunter turut memberikan kontribusi signifikan terhadap cepatnya kenaikan permukaan air di permukiman warga.
Kondisi geografis Cipinang Melayu yang berada di dataran rendah membuatnya sangat rentan terhadap luapan sungai.
"Untuk banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu (7/3) pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari, air naik sangat cepat," jelas Subagyo.
Dampak dari banjir ini dirasakan secara luas oleh warga di RW 04. Tercatat ada enam RT yang terdampak langsung oleh genangan air ini.
Berita Terkait
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid
-
Hujan Deras Sejak Minggu, 26 Titik di Bali Terendam Banjir
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.