Suara.com - Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kantor Bupati Pandeglang, Banten pada Kamis (4/5/2023) kemarin.
Dalam aksinya, massa mahasiswa mengkritik habis-habisan kinerja Bupati Irna Narulita dan wakilnya Tanto Warsono Arban. Momen ricuh bermula ketika puluhan mahasiswa ingin masuk ke kantor Bupati Pandeglang.
PMII bahkan sampai menyegel kantor bupati dalam aksinya. Parahnya lagi ada seorang mahasiswa yang ditabrak mobil hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Simak kronologi ricuh PMII segel kantor Bupati Pandeglang berikut ini.
1. PMII kritik kinerja bupati
Dalam aksi demonya, para mahasiswa bergantian menyampaikan orasi diiringi lagu-lagu perjuangan. Salah satu hal yang disampaikan mahasiswa adalah tak ada perubahan signifikan di dua periode masa kepemimpinan Ina Narulita.
Mereka mengkritik soal pendidikan di Pandeglang yang tidak merata sampai ke pelosok daerah. Bahkan, mahasiswa menyebut bahwa Kabupaten Pandeglang telah menjadi daerah termiskin di Banten.
Bukan hanya soal pendidikan, PMII juga mengkritik buruknya infrastruktur di Pandeglang. Mereka juga menagih program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul) bupati dan wakilnya saat kampanye pilkada.
2. Segel kantor bupati
Kemudian mahasiswa hendak memasuki kantor Bupati Pandeglang. Namun aksi mereka dihadang aparat kepolisian yang berjaga sehingga saling dorong dan adu mulut tak terhindarkan.
Baca Juga: Jangan Ngasal! Pertimbangkan 4 Hal Ini sebelum Memilih Jurusan Kuliah
Di depan gerbang, mahasiswa juga melakukan bakar ban bekas yang kemudian langsung diredam petugas polisi. Massa yang tak terima lantas memaksa masuk ke halaman kantor Bupati dengan memanjat tembok.
Mereka juga kembali berorasi dan menegaskan ingin bertemu langsung Bupati Pandeglang, agar aspirasi didengar secara langsung. Tapi suasana makin panas karena Bupati dan Wakil Bupati tak berada di kantornya hingga berujung penyegelan kantor Bupati menggunakan lakban.
Massa mahasiswa pun saling dorong dengan puluhan polisi dan satpol PP di pintu kantor Bupati. Aparat mencegah mahasiswa yang hendak menyegel kantor Bupati. Namun mahasiswa berhasil menyegel kantor Bupati dengan menempelkan lakban bertuliskan 'Kantor ini disegel'.
3. Bupati Pandeglang tak ada di kantor
Dalam seruannya, mahasiswa mengungkap alasan penyegelan itu karena Bupati tidak ada di kantornya ketika jam kerja. Mereka juga lagi-lagi melakukan orasi dan menyindir dinasti politik Irna Narulita yang dinilai memperkaya diri dan keluarga.
"Katanya demokrasi, kok dinasti. Chuaks," sindir mahasiswa dalam orasinya.
Berita Terkait
-
Jangan Ngasal! Pertimbangkan 4 Hal Ini sebelum Memilih Jurusan Kuliah
-
Perjuangan Mahasiswa Indonesia asal Ponorogo untuk Kembali ke Tanah Air dari Sudan
-
Buntut Anggota Brimob di Jambi Keroyok dan Todong Senpi ke Mahasiswa, Medsos Polda Banjir Keluhan Netizen
-
Babak Baru AKBP Achiruddin: Dipecat, Jadi Tersangka, Kini Ajukan Banding
-
Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di Unud Bali
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek