Suara.com - Kinerja Bupati Pandeglang Irna Narulita dikritik habis-habisan oleh massa demo mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Kamis (4/5/2023) kemarin.
Dalam aksinya, massa mahasiswa menilai tak ada perubahan signifikan dalam dua periode masa kepemimpinan Ina Narulita, baik dari segi infrastukur, pendidikan, serta Sumber Daya Manusia (SDM).
Mahasiswa mencontohkan persoalan pendidikan di Pandeglang yang tidak merata sampai ke pelosok daerah. Bahkan, mahasiswa menyebut bahwa Kabupaten Pandeglang telah menjadi Kabupaten termiskin di Provinsi Banten.
Demo mahasiswa itu pun diwarnai kericuhan sampai massa mahasiswa menyegel kantor Bupati karena sosok Irna Narulita tak ada di kantornya saat jam kerja.
Sementara itu sosok sang bupati Irna Narulita sempat jadi perbincangan beberapa waktu lalu karena gaya hidup mewah yang dipamerkan oleh putrinya di media sosial. Gara-gara itu harta kekayaan Irna Narulita sempat dikuliti oleh netizen.
Kemewahan yang dipamerkan keluarga Irna Narulita itu seakan kontras dengan kondisi Pandeglang yang sangat jauh tertinggal ketimbang kota serta daerah di sekitarnya.
Simak harta kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita yang tak sesuai dengan kondisi Pandeglang berikut ini.
Harta kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita
Berdasarkan website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yakni elhkpn.kpk.go.id, Irna Narulita mempunyai harta kekayaan sebesar Rp62 miliar yang dia laporkan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8 Februari 2023 lalu.
Baca Juga: Kronologi PMII Segel Kantor Bupati Pandeglang: Ada Mahasiswa Ditabrak, Demo Ricuh
Dalam LHKPN itu, Irna tercatat menjadi pemilik 112 bidang tanah total senilai Rp60.600.521.970 (Rp 60 miliar), di mana sebagian besar aset ini tersebar di Pandeglang dan Serang. Selain itu harta tanah dan bangunan miliknya juga ada yang di Jakarta Barat dan Sleman.
Sementara itu, istri Dimyati Natakusumah ini melaporkan kepemilikan satu unit kendaraan yakni motor Honda tahun 2008 yang merupakan hasil sendiri seharga Rp2.700.000.
Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp562.350.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp1.397.052.855. Tidak tercatat punya utang, Bupati Pandeglang dua periode ini punya total harta kekayaan mencapai Rp62.562.624.825.
Jumlah harta kekayaan Irna terpantau meningkat drastis berdasarkan LHKPN ke KPK pada 28 Januari 2021. Ketika itu harta kekayaan kader PDI Perjuangan (PDIP) tersebut sebesar Rp48.679.633.997.
Dengan begitu, tercatat ada peningkatan harta sang bupati sebesar Rp13.882.990.828 (Rp 13 miliar) hanya dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kronologi PMII Segel Kantor Bupati Pandeglang: Ada Mahasiswa Ditabrak, Demo Ricuh
-
Angka Partisipasi Sekolah di Banten Rendah, Masih di Bawah Rata-Rata Nasional
-
Kekuatan Besar Dinasti Politik Keluarga Ratu Atut Chosiyah di Banten Dibongkar: Bukan Kemajuan, Tapi Kemunduran
-
Ulama Banten Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden
-
Daya Tarik Pantai Anyer, Jadi Favorit Wisatawan untuk Liburan di Banten
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk