Suara.com - Peretasan kembali terjadi di beberapa situs resmi milik pemerintah, yang menyebabkan fungsi website beralih menjadi iklan judi. Akun Twitter @PartaiSocmed mendata beberapa website yang diretas oleh situs judi tersebut, salah satunya https://aceh-keluargasehat.kemkes.go.id/. Saat Suara.com melakukan pengecekan Senin (8/5/2023), situs tersebut sedang dalam perbaikan.
Di samping Kementerian Kesehatan, beberapa situs yang sedang dalam perbaikan adalah bpjt.pu.go.id, bop.kemdikbud.go.id, sister.unimed.ac.id, dan ept.itenas.ac.id. Akun resmi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri @CCICPolri telah mengkonfirmasi adanya kasus peretasan ini dalam sebuah komentar.
“Kasus ini telah kami tangani dan membutuhkan waktu yang cukup dalam penyelidikannya. Namun sebagai informasi awal, salah satu pelaku utama sudah ditangkap tadi malam dan sedang dikembangkan ke sindikatnya. Silakan ditunggu rilis berita resminya nanti. Terima kasih,” ujar akun @CCICPolri.
Sudah Pernah Terjadi
Peretasan situs-situs resmi pemerintah sebenarnya bukan pertama kali ini terjadi. Dengan demikian, patut menjadi catatan bahwa keamanan digital di Indonesia masih tergolong lemah. Sebelumnya peretasan juga terjadi pada sepuluh website pemerintah yang disusupi konten terkait Majelis Rasulullah pada Desember 2020 yang lalu.
Sepuluh website tersebut antara lain https://bkpsdm.serangkota.go.id/, https://bappeda.kedirikota.go.id/, https://jdih.banjarkab.go.id/, dan https://sidalmentel.batangkab.go.id/.
Saat itu, aksi peretasan berjamaah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes mendesak pemerintah segera mengadili pentolan FPI Rizieq Shihab yang dinilai telah membuat keonaran. Bahkan, hacker juga mengancam akan melakukan aksi peretasan susulan dalam jumlah besar terhadap website-website lainnya di Indonesia.
"Web itu dijebol atas keresahan mengenai kegaduhan FPI yang terjadi akhir-akhir ini, hacker mengancam akan ada aksi susulan dalam jumlah besar kepada web-web lain di Indonesia," demikian narasi pesan berantai tersebut seperti dikutip Suara.com.
Kasus paling anyar juga terjadi pada Januari 2023 lalu saat website Kominfo Magelang diretas hacker sehingga berubah menjadi situs judi online.
Baca Juga: Diintip Akun Fake Foto Bule? Ternyata Jenis dari Kejahatan Cyber lho! Berikut Penjelasannya
Seperti diberitakan, situs resmi milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tiba tiba diretas oleh orang tak bertanggungjawab. Tak hanya diretas, situs ini pun diubah oleh si hacker menjadi situs judi online. Hal ini pun menjadi perhatian publik karena sistem keamanan pemerintahan yang dianggap tidak aman.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Magelang, Noga Nanda Septa mengungkap bahwa peretasan terhadap situs PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) itu pada Selasa (24/1/2023) lalu, sekitar pukul 14.00 WIB.
Hal ini pun sempat menghebohkan media sosial dan membuat pihak PPID Kominfo juga ikut panik.Noga juga mengungkap bahwa pihaknya akan menganalisa dan mencari kelemahan situs ppid.magelangkab.go.id itu dengan mode offline. Pihaknya berupaya untuk meningkatkan keamanan situs agar kejadian serupa tidak terulang.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Bujuk Rayu Pacar Bikin Wanita Asal Sukabumi Jadi Operator Judi Online di Kamboja: Bekerja Tanpa Gaji
-
Tragis! Boncos Kalah Judi Sampai Tak Nafkahi Anak Istri Pria Ini Nekat Bunuh Diri, Kerabat: Judi Bikin Dia Kena Mental
-
Geram Instagramnya Kerap Jadi Target Hacker, Gus Miftah Tak Lagi Kelola Akunnya Langsung
-
DIINGAT! Hati-hati yang Suka Simpan Foto dan Video Syur di Ponsel! Ini Akibatnya
-
Diintip Akun Fake Foto Bule? Ternyata Jenis dari Kejahatan Cyber lho! Berikut Penjelasannya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh