Suara.com - Putra dari Presiden Joko Widodo dan sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, telah mengungkapkan alasan mengapa dukungan relawan cenderung terbagi antara dua capres potensial, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Dia menjelaskan bahwa fenomena ini sudah ada sejak awal.
"Kan saya sudah bilang mengerucut dua nama Prabowo dan Pak Ganjar. Relawan itu orang-orang yang kritis, punya tingkat pendidikan yang tinggi, tidak terafiliasi dengan partai, itu saya sudah bilang terbagi dua," kata Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (23/5/2023).
Kedua nama tersebut, Prabowo dan Ganjar, muncul dalam pembicaraan saat Gibran bertemu dengan relawan usai Lebaran.
Gibran juga mengungkit saat di Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi bahkan bisa muncul tiga nama capres.
"Kayak pertemuan di Loji kemarin. Dua nama. Kayak di Musra kemarin juga muncul tiga nama to," ujar Gibran.
Gibran menambahkan bahwa relawan adalah individu yang independen dan tidak dapat diarahkan untuk mendukung satu calon presiden tertentu.
"Relawan itu tidak bisa diarahkan ke sana ke sini, mengerucut dua nama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
DPP PDIP Lontarkan Sindiran 'Semut Menjerumuskan' Usai Prabowo Bertemu Gibran, Gerindra: Kami Gak Akan Merasa
-
Tegas! Anies Baswedan Minta Negara Tak Ikut Campur Urusan Pencapresan
-
CEK FAKTA: Gara-gara Film Porno Ganjar Pranowo, Kader PDIP Bakar Atribut Partai Hingga Serentak Mundur Massal
-
Pro-kontra Publik Soroti Calon Pemimpin yang Gemar Nonton Bokep, Ganjar Pranowo: Wong Saya Suka, Kok!
-
Buntut Temani Prabowo hingga Dituding Pengkhianat Partai, Gibran Rakabuming Raka bakal Gelar Acara Besar Promosikan Ganjar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya