Suara.com - Bahtiar Ilham Pratama, bocah berusia 12 tahun masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Keberadaannya dicari karena sudah dua pekan kabur dari rumah.
Bahtiar menjadi DPO usai pihak keluarga melaporkannya ke Polsek Pasar Minggu.
"Sudah ada laporan dan sudah dibuatkan DPO," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Rusit Malaka saat dihubungi, Kamis (25/5/2023).
Rusit menceritakan kalau Bahtiar meninggalkan rumah setelah dimarahi lantaran terlambat pulang sekolah.
"Infonya pulang sekolah terlambat di rumah dimarahi, lalu dia pergi dari rumah sampai sekarang," ujarnya.
Bahtiar tercatat sebagai siswa Kelas VI SDN 011 Pejaten Timur. Ia tinggal di Jalan Masjid Al Makmur, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Adapun ciri-ciri Bahtiar yakni berkulit sawo matang, terakhir pergi dari rumah memakai baju warna merah, celana hitam, bertopi hitam dan sandal biru garis-garis putih.
Informasi DPO telah disebarkan ke seluruh personel kepolisian, Bhabinkamtibmas dan warga sekitar untuk membantu menemukan Bahtiar. [ANTARA]
Baca Juga: Seorang Pemotor Ditemukan Tak Bernyawa Di SPBU Jaksel, Sempat Muntah-muntah Saat Keluar Toilet
Berita Terkait
-
Sempat Tinggal Bareng Pacarnya Nindy Ayunda, Polisi Usut Pihak-pihak yang Sembunyikan Buronan Dito Mahendra
-
Akhir Pelarian Pengendali Sabu 411 Kg, Ditangkap di Malaysia
-
Dugaan Kepemilikan Senpi Ilegal, Polisi akan Kenakan Pidana terhadap Siapapun yang Bantu Sembunyikan Dito Mahendra
-
Dito Mahendra Masuk DPO, Polisi Pastikan Masih di Indonesia
-
Seorang Pemotor Ditemukan Tak Bernyawa Di SPBU Jaksel, Sempat Muntah-muntah Saat Keluar Toilet
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam